Cegah Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak, Menteri Yohana Luncurkan ‘Molin’ dan ‘Torlin’

Jumat, 21 Okt 2016

img_20161021_105243

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise memberikan bantuan/hibah 194 Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak ‘MOLIN’ dan 388 Motor Perlindungan Perempuan dan Anak ‘TORLIN’ kepada perwakilan dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi dan Kabupaten/Kota terpilih.

Menteri Yohana menjelaskan, pada tahap pertama ini, pembagian bantuan alokasi MOLIN dan TORLIN akan diberikan kepada sebanyak 34 Propinsi dan 160 Kab/Kota yang masing-masing akan mendapatkan satu MOLIN dan dua TORLIN.

“Pemilihan Provinsi dan Kabupaten/Kota ini didasari oleh hasil pemetaan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Evaluasi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di daerah (APE), serta proposal yang di ajukan oleh pemerintah daerah,” kata Yohana, di Jakarta, Jumat (21/10).

Dikatakan, pemberian bantuan/hibah ini dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan fungsi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yakni koordinasi pelaksanaan penanganan perlindungan perempuan dan anak berbasis gender.

img_20161021_103701_hdr

“MOLIN dan TORLIN diberikan dengan maksud memudahkan penjangkauan masyarakat dalam rangka pencegahan, penanganan kekerasan, dan perlindungan perempuan dan anak khususnya di daerah yang sulit di jangkau,” tambahnya.

Selain itu, lanjutnya, MOLIN dan TORLIN dapat menjalankan fungsi unit layanan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk melakukan sosialisasi dan promosi dalam rangka pencegahan, pemberdayaan, reintegrasi serta melakukan koordinasi.

Molin ini dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang operasional untuk menjalankan tujuan dan fungsinya. Untuk penjangkauan dan penanganan korban, misalnya, MOLIN dapat berfungsi sebagai ambulance dan dilengkapi dengan sirene, tempat tidur (stretcher) dan box medis.

Bisa juga difungsikan sebagai sarana edukasi dan pencegahan karena MOLIN dilengkapi dengan laptop, genset, proyektor, media pemutar film, microfon, sound system, yang dilengkapi dengan berbagai konten program perlindungan perempuan dan anak.

Menteri berharap kehadiran MOLIN dan TORLIN ini dapat meningkatkan perlindungan bagi masyarakat, khususnya oleh Perempuan dan Anak yang menjadi korban tindak kekerasan dan memerlukan pelayanan P2TP2A. (tety)