01/06/2020
Aktual Gaya Hidup

Quilt & Needle Craft Festival, Upaya Tingkatkan Nilai Produk Unggulan

img-20161027-wa0006

JAKARTA (Pos Sore) — Berbagai macam produk yang dirangkai dari kain perca menjadi produk unggulan kreatif bernilai tinggi seperti selimut, serbed, tas, ulos, tenun, batik dan lain-lain, dipamerkan di Galeri Indonesia Wow (GIW) Smesco KUKM Jakarta. Produk karya anak bangsa ini dipamerkan dalam acara bertajuk ‘Quilt & Needle Craft Festival 2016’ pada kamis (27/10).

Acara yang diikuti oleh quilter dari berbagai daerah di Indonesia ini dibuka Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharam. Hadir juga pada kesempatan tersebut Deputi Produksi dan Pemasaran I Wayan Dipta dan Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) Kemenkop dan UKM Ahmad Zabadi. Selain itu hadir juga perwakilan buruh dan master quilt dari Jepang Reiko Kato.

“Baru kali ini menghadiri acara yang memamerkan produk-produk yang spesifik seperti ini. Produk-produk yang dipamerkan sangat luar biasa kreatif, ternyata ada karpet bukan untuk lantai tapi untuk bed cover yang unik,” kata Agus Muharam dalam sambutannya.

Quilt itu, kata Agus, ternyata satu kreasi yang membutuhkan keterampilan khusus dan tidak semua orang bisa. Produknya mempunyai nilai tambah yang sangat tinggi. Karenanya Kemenkop dan UKM sangat mendukung bila ada pameran Quilt and Needle Craft seperti ini lagi, “silakan dipakai ruangan Smesco ini, gratis,” papar Agus.

Ia minta acara seperti ini tidak hanya digelar di Jakarta tapi juga di daerah-daerah lain dan ini sebagai bentuk apresiasi Kemenkop dan UKM bagi pegiat seni ekonomi kreatif. Dari kain perca yang kurang bermanfaat menjadi produk bernilai tinggi.

Dirut LLP KUKM Kemenkop dan UKM Ahmad Zabadi mengungkapkan, sebagai pengelola, GIW mengapresiasi inisiatif Indonesia Quilt dengan motor Ari Nurul yang telah menginiasi acara ini.

“Sebagai lembaga yang memamerkan produk-produk unggulan kreatifitas anak bangsa, LLP KUKM Kemenkop dan UKM sangat mendukung acara ini,” ujar Ahmad Zabadi.

Kegiatan ini, kata Zabadi, hasil kerja bareng Lembaga Layanan Pamasaran Exhibition Hall Kawasan SME Tower Jakarta Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) dengan Komunitas Rumah Puteri dan Khatulistiwa Indonesia Quilt serta didukung para pelaku usaha kerajinan tangan kreatif berbahan dasar kain.

Ia pun memberikan dukungan penuh program ini dan berharap dikembangkan lagi sebagai upaya menggali potensi usaha bagi ibu-ibu dalam mengisi waktu produktif, sehingga waktunya lebih potensial.

“Karya-Karya yang dipamerkan hari ini sangat luar biasa, sehingga Quilt and Needle ini sangat berpeluang memberikan kreatifitas bagi anak bangsa,” paparnya.

GIW, lanjut Zabadi, memiliki koleksi berbagai macam koleksi kreatif anak bangsa. Tiap hari, Smesco dijadikan sebagai wisata belanja dan studi banding serta didatangi oleh para buyer dari dalam dan luar negeri.

“Smesco bukan hanya sebagai display, tapi juga memamerkan produk-produk kreatif unggulan anak bangsa,” jelasnya.

Quilt & Needle Craft Festival 2016 yang digelar hingga 29 oktober ini akan diisi dengan seminar, pameran, fashion show dan kompetisi ini diharapkan dapat memicu menghasilkan karya yang bernilai tinggi dan menambah devisa negara.

Seminar-seminar yang digelar pada kesempatan tersebut antara lain, seminar tentang tahapan mudah dan efisien dalam memulai bisnis di dunia handycraft. Selain itu, ada seminar bertema start your instagram for business, Kunci dasar sebuah bisnis handycraft, Start your facebook for business, student session dan lain-lain. (tety)

Related posts

Wafatnya Gubernur Kepri M. Sani, PD Kehilangan Satu Kader Utama

Tety Polmasari

Peserta ‘Discovery Camp’ PP IPTEK Berkunjung ke Puspiptek Serpong

Tety Polmasari

Operasi Kemanusiaan Akan Digelar Polda

Tety Polmasari

Leave a Comment