Hero Ajak Masyarakat Terapkan 3R

Senin, 12 Des 2016

JAKARTA (Pos Sore) – PT Hero Supermarket Tbk melalui unit bisnisnya Hero Supermarket dan Giant mengadakan kegiatan aksi peduli lingkungan bertajuk Hero Greenspiring Movement.

Gerakan ini sebagai sarana edukasi dan himbauan kepada pelanggan setia serta mengajak masyarakat untuk mulai peduli dan menerapkan aktivitas Reuse, Reduce, Recycle

Dalam kegiatan ini Hero membagikan lebih dari 3000 tas belanja daur ulang kepada para pelanggan di 17 gerai yang terletak di wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, Surabaya dan Pekanbaru, Riau.

Menurut Manager Corporate Social Responsibility PT Hero Supermarket Tbk Arya Kusumo, hasil riset yang dilakukan oleh Jambeck Research Group pada 2015 menyatakan Indonesia negara ke-2 peringkat dunia sebagai penghasil sampah plastik ke laut yang jumlahnya mencapai 187,2 juta ton. Ini indikator sampah menjadi permasalahan serius.

“Langkah paling mudah adalah membiasakan diri berbelanja tanpa kantong plastik atau dengan membawa kantong sendiri,” tutur Arya Kusumo, di Giant CBD Bintaro, Sabtu, (10/12).

Arya mengungkapkan, untuk penyediaan tas daur ulang di wilayah Jakarta, Tangerang Selatan dan Surabaya, Hero Group menjalin kerjasama dengan Group of the Deaf People. Satu organisasi yang mendidik anak-anak tuna rungu yang memiliki keterampilan demi kemandirian mereka, salah satunya dengan membuat tas berbahan daur ulang.

Sedangkan dalam penyediaan tas daur ulang di Pekanbaru Hero Group bekerjasama dengan Dalang Collection di bawah pimpinan Hj. Sofia Seffen, SH sosok yang dikenal masyarakat Pekanbaru sebagai ‘pejuang daur ulang’ berprestasi yang mendapatkan Piala Kalpataru pada 2013.

“Dalam kegiatan ini Hero Group tidak hanya berfokus pada CSR lingkungan, tetapi juga salah satu bentuk dukungan PT Hero Supermarket Tbk terhadap pengusaha UMKM”, ujar Arya

Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan talkshow peduli kelestarian lingkungan yang mengangkat tema ‘Belanja Tanpa Sampah, Mungkinkah?’ bersama Co-Founder LabTanya dan Kota Tanpa Sampah Wilma Chrysanti.

LabTanya dan gerakan Kota Tanpa Sampah merupakan gerakan warga berbasis inisiatif riset dan eksperimen yang berfokus pada perubahan paradigma serta produksi ragam pengetahuan terkait sampah. (asri)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015