Giwo Rubianto Sosok Pencetus Aksi 1000 Cap Telapak Tangan Wanita Pejuang

Minggu, 18 Des 2016
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari, memberikan cap telapak tangan disaksikan Pengagas Aksi 1000 Cap Telapak Tangan, Giwo Rubianto Wiyogo, di Gedung Juang, Selasa (17/6/2014). foto; tety/possore.com

JAKARTA (Pos Sore) – Peresmian aksi 1000 cap telapak tangan wanita pejuang yang diresmikan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawangsa, Jumat (16/12), sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dari sosok tokoh perempuan Giwo Rubianto Wiyogo.

Dua tahun lalu, Giwo sebelum menjabat sebagai Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) yang menggagas dan mengoordinasikan pengumpulan 1000 cap telapak tangan wanita penjuang untuk mengenang perjuangan perempuan Indonesia dalam membangun Indonesia dari masa perjuangan hingga mengisi kemerdekaan.

“Telapak tangan bagian penting bagi anggota badan dan memiliki arti serta makna positif. Aksi ini dilakukan para perempuan pejuang, tokoh perempuan, dan aktivis perempuan,” kata mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ini, di gedung Juang, kala itu.

Aksi itu sendiri disaksikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, saat dijabat Linda Amalia Sari.

Giwo menilai aksi pengumpulan 1000 cap telapak tangan itu diperlukan mengingat minimnya perhatian generasi muda kepada para wanita pejuang.

“Ini juga upaya membangkitkan semangat revitalisasi perjuangan perempuan pada saat ini. Diharapkan mampu membangun semangat baru untuk berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” tuturnya.

Aksi ini juga untuk mengenang karya para tokoh dan membangkitkan semangat baru. Aksi ini juga dapat dimaknai, perempuan merupakan kekuatan besar yang tidak dinafikan dari percaturan politik. (tety)