Kemenkop Siap Fasilitasi Koperasi Warteg Ekspansi ke Malaysia

Jumat, 30 Des 2016

JAKARTA (Pos Sore) – Warung Tegal atau warteg pada Januari 2017 akan ekspansi ke Malaysia sebagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kementerian Koperasi siap memediasi koperasi warteg dengam pemerintah Malaysia agar mendapat kemudahan dalam perizinan usaha.

Menurut Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, dengan hadirnya warteg di negeri jiran, semakin menunjukkan UMKM kuliner Indonesia dapat bersaing dengan UMKM dari negara lain.

“Kementerian Koperasi dan Koperasi Warteg berencana mendirikan banyak warteg di Malaysia tahun depan. Kita akan lihat tempat yang cocok di Malaysia,” kata menkop terkait paparan kinerja kementerian yang dipimpinnya sepanjang 2016, di Kemenkop UKM, Kamis (29/12).

Puspayoga mengatakan, warteg sudah sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan ciri khas menunya. Apalagi, warga negara Indonesia yang bekerja dan tinggal di Malaysia cukup banyak. Ini berarti potensi pasar juga cukup menjanjikan.

Selain itu, kehadiran warteg di Malaysia semakin menambah khazanah kuliner nusantara yang mendunia. Namun, pemerintah Malaysia cukup ketat dalam pemberian perizinan usaha, terutama masalah kehalalan.

Karenanya, menkop menegaskan kesiapannya untuk memediasi dengan pemerintah Malaysia. Terlebih, para pengusaha warteg yang tergabung dalam Koperasi Warteg tak memerlukan bantuan pendanaan, kecuali mediasi.

“Kami akan bantu mediasi. Ternyata, Koperasi Warteg tak perlu uang. Mereka luar biasa jiwa wirausahanya,” ujar Puspayoga bangga.JAKARTA (Pos Sore) — Warung Tegal atau warteg pada Januari 2017 akan ekspansi ke Malaysia sebagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kementerian Koperasi siap memediasi koperasi warteg dengam pemerintah Malaysia agar mendapat kemudahan dalam perizinan usaha.

Menurut Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, dengan hadirnya warteg di negeri jiran, semakin menunjukkan UMKM kuliner Indonesia dapat bersaing dengan UMKM dari negara lain.

“Kementerian Koperasi dan Koperasi Warteg berencana mendirikan banyak warteg di Malaysia tahun depan. Kita akan lihat tempat yang cocok di Malaysia,” kata menkop terkait paparan kinerja kementerian yang dipimpinnya sepanjang 2016, di Kemenkop UKM, Kamis (29/12).

Puspayoga mengatakan, warteg sudah sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan ciri khas menunya. Apalagi, warga negara Indonesia yang bekerja dan tinggal di Malaysia cukup banyak. Ini berarti potensi pasar juga cukup menjanjikan.

Selain itu, kehadiran warteg di Malaysia semakin menambah khazanah kuliner nusantara yang mendunia. Namun, pemerintah Malaysia cukup ketat dalam pemberian perizinan usaha, terutama masalah kehalalan.

Karenanya, menkop menegaskan kesiapannya untuk memediasi dengan pemerintah Malaysia. Terlebih, para pengusaha warteg yang tergabung dalam Koperasi Warteg tak memerlukan bantuan pendanaan, kecuali mediasi.

“Kami akan bantu mediasi. Ternyata, Koperasi Warteg tak perlu uang. Mereka luar biasa jiwa wirausahanya,” ujar Puspayoga bangga. (tety)