Mentan Bagikan Bibit Cabai kepada Anggota IWAPI

Selasa, 17 Jan 2017

JAKARTA (Pos Sore) — Ada yang tak biasa di acara Bazar Iwapi (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia), di Thamrin City, Jakarta, Selasa (17/1). Di acara ini Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang didampingi Kepala Balitbang Pertanian Muhammad Syakir, membagi-bagikan pohon cabai yang siap berbuah kepada anggota Iwapi yang sebagian besar juga ibu rumah tangga.

Program bagi-bagi cabai ke Iwapi tersebut, untuk meredam harga cabai yang semakin pedas. Program ini salah satu bagian dari program 10 juta bibit cabai yang didistribusikan lewat program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Menurut Amran, ibu-ibu di rumah sangat berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Salah satunya yang bisa dilakukan yakni memenuhi kebutuhan pangan dari produksi skala rumahan sendiri.

“Jika banyak anggota IWAPI yang berhasil menanam cabe kami harapkan harganya bisa ditekan disamping mendapatkan hasil pertanian yang lebih sehat karena dihasilkan dari halaman rumah sendiri,” kata mentan.

Karenanya, kerjasama dengan Iwapi ini sangat penting. “Kita juga kerjasama dengan PKK. Ini salah satunya dengan eduksi dan pembagian benih gratis,” lanjutnya.

Dalam hitungan mentan, jika para ibu bisa menanam berbagai sayuran sendiri di halaman rumah, maka satu rumah tangga bisa menghemat pengeluaran dapur hingga Rp 1 juta per bulan.

“Kalau satu rumah tangga hemat Rp 1 juta, dikalikan 60 juta rumah tangga seluruh Indonesia, satu bulan kita bisa hemat Rp 60 triliun. Dikali 10 bulan kita hemat lagi Rp 600 triliun. Cabai dan sayurnya pun sehat karena panen di pekarangan sendiri,” urainya.

Ketua Umum Iwapi, Nita Yudi, menyambut baik program yang digulirkan Kementerian Pertanian. Terlebih pembagian bibit cabai ini juga dibarengi dengan bimbingan teknis budidaya dari Kementerian Pertanian.

“Ada program Pak Menteri (Pertanian) berikan 100 ekor ayam yang siap bertelur. Kemudian 200 butir ayam kampung unggul, 100 pohon cabai, dan 166 benih sayuran kayak terong, buncis, dan lainnya. Pak Menteri juga berjanji akan bantu dengan pelatihan kepada kita lewat Balitbang Kementan,” ujar Nita. (tety)