22.9 C
New York
29/05/2020
Aktual

Banyak Pasien, Presiden: Pembangunan Kesehatan Gagal

JAKARTA (Pos Sore) — Sebagai negara yang saat ini berada pada posisi income menengah, negara dengan pendapatan menengah, Presiden Joko Widodo mengingatkan, jangan sampai ada lagi yang namanya gizi buruk di tanah air.

“Memalukan kalau masih ada. Ini yang harus diselesaikan, harus secepatnya diselesaikan. Jangankan 1 atau 2 anak di satu daerah, apalagi lebih dari itu,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2017, di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (28/2).

Presiden mengingatkan Menteri Kesehatan Nila Moeloek, agar tidak ditemukan lagi persoalan kasus gizi buruk yang sesungguhnya bisa diselesaikan.

“Sekali lagi, kita sudah berada pada posisi pendapatan menengah. Ini harusnya sudah kita tinggal, sudah masa lalu kita, tetapi kenapa sekarang masih ada, karena kita tidak fokus pada hal-hal yang sebetulnya sudah kita tinggalkan,” tegas Presiden.

Presiden menegaskan, tidak ada lagi anak yang sepantasnya hidup miskin, anak kekurangan gizi, anak yang meninggal dengan penyebab yang sebetulnya bisa dicegah.

“Inilah persoalan dan beban yang harus kita selesaikan secepatnya apabila kita ingin 2045 masuk ke 5 besar negara dengan PDB terbesar. Tapi kalau ini masih, lupakan mimpi itu. Apalagi dengan jumlah yang masih banyak, lupakan,” tutur Presiden.

Presiden Jokowi menjelaskan, problem-problem kesehatan seperti angka kematian ibu, angka kurang gizi, demam berdarah, TBC harus diselesaikan.

Kalau kita mau masuk ke Indonesia emas 2045, Presiden mengingatkan, terutama Puskesmas, pada semua kepala dinas, arahkan mereka kepada gerakan pencegahan terhadap munculnya penyakit-penyakit. itu artinya mengajak masyarakat untuk hidup sehat.

“Semakin banyak orang sakit masuk Puskesmas, semakin banyak orang sakit masuk ke rumah sakit, artinya kita gagal menyelesaikan bidang kesehatan,” tegasnya. (tyas)

Related posts

Jangan Abaikan Gejala, “Bicara Stroke, Bicara Waktu”

Tety Polmasari

Kurikulum 2013: 245 Juta Buku Gratis Dibagikan ke Seluruh Sekolah

Tety Polmasari

Politeknik Negeri Media Kreatif Pastikan Alumni Siap Hadapi MEA

Tety Polmasari

Leave a Comment