19.9 C
New York
29/05/2020
Aktual Gaya Hidup

Website drrina.id Kupas Tuntas Seputar Bayi Prematur

JAKARTA (Pos Sore) — Bayi prematur masih menjadi masalah besar di Indonesia. Berdasarkan Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berjudul ‘Born too Soon, The Global Action Report on Preterm Birth 2010′ menyebutkan secara global 15 juta bayi lahir prematur tiap tahun.

“Dan lebih dari satu juta bayi meninggal karena komplikasi akibat lahir prematur,” ungkap Dokter Spesialis Anak Konsultan Bayi Prematur Dr Rinawati Rohsiswatmo, SpA (K), di Jakarta, Selasa (28/2).

Pada 2010, katanya, Indonesia menempati peringkat kelima negara dengan kasus kelahiran bayi prematur terbanyak di dunia. Hal tersebut dapat dilihat berdasarkan jumlah penduduk Indonesia sekitar 255 juta jiwa, dengan presentase angka kelahiran bayi prematur yang mencapai sebanyak 675.700 kasus per tahunnya dari sekitar 4,5 juta kelahiran bayi per tahun.

Menurutnya, bayi prematur penyumbang terbesar dari angka kematian bayi dan memiliki kemungkinan kecacatan fisik. Selain itu, bayi yang hidup selamat pun masih memliki kemungkinan mengalami gangguan kognitif, penglihatan dan pendengaran.

Hal itu dikarenakan kurangnya perhatian dan suppport dari para dokter, orang tua dan pemerintah untuk menginformasikan bagaimana cara pencegahan ataupun bagaimana cara menghadapi atau merawat bayi prematur.

Perawatan bayi prematur bisa dikategorikan sangat rumit dan kompleks karena besarnya risiko yang dapat terjadi saat awal kehidupannya. Dibutuhkan pengetahuan yang luas, kesabaran dan ketrampilan dari tim yang menangani bayi prematur.

“Perawatan bayi prematur juga seringkali membutuhkan sarana perawatan medis yang lengkap dan teknologi canggih,” ujarnya.

Melihat kondisi itu mendorong Dr Rinawati Rohsiswatmo, SpA (K) sebagai Dokter Spesialis Anak Konsultan Bayi Prematur meluncurkan website khusus yang mengupas segala hal terkait bayi prematur yang dapat menjadi channel informasi dan komunikasi efektif dengan para orang tua yang memiliki bayi prematur: drrina.id.

“Semua bidang dari dunia kedokteran sebenarnya merupakan tantangan bagi saya. Namun hati nurani saya terpanggil untuk menolong bayi-bayi mungil di bagian perinatologi,” katanya, di Jakarta, Selasa (28/2).

Ia menegaskan, bayi yang lahir prematur harus ditolong segera dan bersifat sangat darurat, karena menyangkut hidup dan mati serta kecacatan.

“Kepedulian saya terhadap kasus bayi prematur ini bahkan membuat saya harus menghabiskan waktu di rumah sakit dan tidak jarang harus menginap apabila kondisi bayi tidak stabil,” ujarnya.

Melihat bayi prematur dapat melewati masa-masa kritis dan menyelamatkan bayi prematur bisa hidup dan tidak cacat merupakan kepuasan tidak terbayarkan karena mereka layak mendapatkan yang terbaik untuk tumbuh bahagia di dunia.

“Untuk itulah, saya berkomitmen untuk terus membantu pertumbuhan bayi-bayi prematur,” terang Dr Rinawati Rohsiswatmo, SpA (K).

Ia berharap dengan adanya website ini dapat menjadi sarana untuk memberikan informasi mengenai perawatan bayi prematur terlengkap sehingga dapat mendeteksi gangguan yang mungkin dialami bayi prematur secara lebih dini dan pada akhirnya akan mengurangi angka kematian pada bayi prematur. (tety)

Related posts

BEKRAF Konsisten Promosikan Game Indonesia Berkualitas ke Luar Negeri

Tety Polmasari

Bank BTN Gelar RUPST 2020

bambang tri

3 Suggestions Everybody Company Really wants to Know About Institution Blogging Subject Material

Tety Polmasari

Leave a Comment