Polres Metro Jakarta Selatan Bekuk Dua Pencuri Bermodus Ganjal ATM

Senin, 6 Mar 2017

JAKARTA (Pos Sore) – Polres Metro Jakarta Selatan membekuk dua orang pencuri dengan modus ganjal kartu di Anjungan Tunai Mandiri (ATM), yang kerap beraksi di mal, mini market, dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto mengatakan, kedua tersangka itu berinisial P alias David, 40 tahun dan E, 30 tahun.

“Modusnya ganjal ATM. Korban merasa ATM-nya itu tertelan di mesin pengambilan uang. Tapi, faktanya itu modus pelaku untuk menguras isi ATM korban, tanpa disadari korban,” ujar AKBP Budi Hermanto di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (3/3).

Dikatakannya, terakhir komplotan pelaku melancarkan aksinya di SPBU Cilandak. Korban mengalami kerugian hingga Rp 45 juta. “Korbannya seorang perempuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Selatan Iptu Falva Yoga menuturkan, kronologi kejadian bermula ketika korban hendak mengambil uang di mesin ATM yang sudah diganjal pelaku menggunakan batang korek api.

“Ketika memasukan kartu, korban merasa kartunya tertelan. Kemudian, ada satu pelaku pura-pura menolong korban. Ditanya apa masalahnya sampai ATM bisa tertelan? Terus diajak bicara. Tanpa disadari kartunya ditukar pelaku. Jadi kartu ATM yang tertelan itu punya pelaku,” katanya.

Iptu Falva menambahkan, pelaku juga sempat meminta korban untuk mengetik nomor PIN ATM. Saat korban memasukan PIN, pelaku lainnya menghafal nomor yang diketik.”Jadi pelaku memiliki ATM asli dan mendapatkan PIN. Lalu, menarik uang korban di mesin ATM lain,” jelasnya.

Iptu Falva mengungkapkan, komplotan pelaku sudah menjalankan aksi selama tiga tahun. “Paling besar pelaku pernah menyedot uang korban sebesar Rp 75 juta. Mereka beraksi di Jakarta Selatan, Depok, Bekasi. Itu di mal, mini market, dan SPBU,” katanya.

Menurut Iptu Falva, komplotan pelaku ini berjumlah tiga orang. Namun, satu orang masih dalam pencarian. “Satu pelaku yang berperan menjadi driver masih dalam pencarian. Ketiganya asal Lampung,” tandasnya.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita satu unit mobil, empat handphone, dan 30 kartu ATM.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Hukumannya di atas lima tahun penjara. (redaksi)