Tiga BLK Jadi Pusat Pencetak Tenaga Kerja Terampil

Rabu, 15 Mar 2017

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menunjuk tiga Balai Latihan Kerja sebagai pusat pengembangan program Reorientasi, Revitalisasi, dan Rebranding BLK atau 3R BLK tahap pertama.Ke-3 alai Besar Pengembangan Pelatihan Kerja dalam program 3R tahap pertama yaitu BBPLK Bekasi, BBPLK Serang, dan BBPLK Bandung.

Hal itu disebutkan dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 23 Tahun 2017 tentang Reorientasi, Revitalisasi dan Rebranding Balai Latihan Kerja.

Menaker mengatakan, Indonesia saat ini kekurangan tenaga kerja terampil. Pada tahun 2030 Indonesia diprediksi akan menempati posisi ke-7 negara ekonomi terbesar di dunia dengan kebutuhan tenaga kerja terampil berkisar 113 juta.

Sedangkan pada tahun 2016 Indonesia baru memiliki sekitar 57 juta tenaga kerja terampil. Hal ini berarti Indonesia harus menciptakan 4 juta tenaga kerja terampil setiap tahunnya.

BBPLK Bekasi akan dijadikan sebagai pusat pengembangan kejuruan elektronika dan teknologi informasi. BBPLK Serang ditunjuk sebagai pusat pengembangan kejuruan las dan listrik. Sementara BBPLK Bandung sebagai pusat pengembangan kejuruan manufaktur dan otomotif.

Untuk tahap kedua yang akan dimulai tahun depan kementerian telah menetapkan BBPLK Medan sebagai pusat pengembangan kejuruan pariwisata dan konstruksi dan BBPLK Semarang sebagai pusat pengembangan kejuruan fashion technology/garmen apparel dan bisnis manajemen. (hasyim)