ANRI Gelar Pameran Arsip Lahirnya Pancasila di Museum Nasional

Sabtu, 3 Jun 2017

IMG-20170602-WA0041

JAKARTA (Pos Sore) – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bersama Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menyelenggarakan pameran arsip lahirnya Pancasila pada 2 – 15 Juni di Museum Nasional, Jakarta.

Kepala ANRI Mustari Irawan mengatakan, pameran arsip lahirnya Pancasila bertujuan mengenalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila. Selain itu, mengedukasi masyarakat mengenai sejarah lahirnya Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

“Salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat, khususnya generasi muda adalah melalui peningkatan pemahaman sejarah lahirnya Pancasila,” ujarnya saat ditemui usai pembukaan pameran, Jumat (2/6) malam.

Mustari berharap melalui pameran ini masyarakat dan generasi muda semakin memahami nilai-nilai Pancasila. Terlebih Pancasila adalah falsafah, dasar negara, dan wahana pemersatu bangsa Indonesia.

Salah satu upaya untuk menanamkan
nilai-nilai Pancasila kepada generasi selanjutnya adalah melalui peningkatan
pengetahuan tentang sejarah lahirnya dasar negara Indonesia di masa lalu.

Dikatakan, nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila menjadi sendi kehidupan dan penyelenggaran kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Lahirnya Pancasila merupakan buah pemikiran para pendiri bangsa dalam rangka mewujudkan cita-cita dan tujuan yang diimpikan oleh segenap bangsa Indonesia,” jelasnya.

Dalam konteks kekinian, arsip lahirnya Pancasila menggambarkan bagaimana negara ini dibentuk oleh keberagaman. Suku di Indonesia dari Jawa, Sumatera, keturunan Tionghoa ikut membangun bangsa ini.

“Negara ini sudah dibangun atas kebhinnekaan dan keberagaman. Maka kita harus kelola dengan baik,” ucapnya.

Pameran ini mempermudah masyarakat melihat naskah arsip Pancasila. Arsip ini naskah jujur yang tidak bisa direkayasa.

“Ini jadi pembelajaran bagi kita semua di masa kini dan mendatang. Kalau ini sampai hilang kita akan jadi bangsa yang amnesia dengan masa lalu,” jelasnya.

IMG_20170603_152613

Dalam pameran ini sendiri dipamerkan berbagai arsip, khususnya yang memiliki nilai kesejarahan yang tinggi. Di antaranya, dokumen tentang persidangan Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Dokuritzu Zyunbi Tyoosakai, teks pidato Sukarno tentang Pancasila, dan penyusunan konsep Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Selain itu, arsip persidangan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), Dokuritzu Zyunbi Inkai yang menetapkan Undang-Undang Dasar 1945 serta memilih Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Pameran Arsip Pancasila ini rangkaian kegiatan Pekan Pancasila yang dicanangkan Presiden Joko Widodo. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015