Ramadhan, Awal Transformasi Dompet Dhuafa Social Enterprise

Minggu, 18 Jun 2017

IMG-20170618-WA0030

JAKARTA (Pos Sore) — Bulan Ramadan menjadi titik awal transformasi Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE). Ini dilakukan karena disadari unit-uni yang dikelola Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE) terus berkembang pesat.

Badan usaha ini kini memisahkan sifat dan tujuan dengan Yayasan Dompet Dhuafa. Yang awalnya hanya mengelola masalah charity dan donasi menjadi mengelola unit-unit bisnis positif secara lebih transparan dan akuntabel.

DDSE bertujuan untuk mewujudkan pelayanan dan kerja sama yang lebih profesional melalui pengelolaan bisnis yang positif dan transparan. 

”Hasil dari keuntungannya setelah dikurangi operasional akan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat miskin,” kata Yuli Pujihardi, Direktur Utama DDSE, di Jakarta, Sabtu (17/6).

Yuli mengatakan DDSE kini telah menjalin sinergi dengan banyak kalangan baik skala nasional maupun internasional dalam berbagai kegiatan pembangunan ekonomi. Pertumbuhan DDSE dinilainya semakin cepat.

“Penguatan pertumbuhan ini dibuktikan dengan perolehan omset DDSE pada akhir 2016 yang mencapai Rp 97 miliar,” ungkapnya.

Perolehan laba DDSE pada Ramadhan ini juga semakin meningkat. Ini terlihat dari banyaknya mitra usaha, agen, dan customer yang menjalin kerja sama dengan DDSE. Akhir tahun ini, omset DDSE ditargetkan meningkat 100 persen.

“Peningkatan usaha ini, menjadi kabar baik bagi internal lembaga dan juga masyarakat prasejahtera. Dengan semakin meningkatnya laba, maka semakin banyak pula jumlah dana dan penerimaan manfaat yang memperoleh hak atas penyisihan keuntungan DDSE,” katanya.

Adapun unit bisnis yang dikelola DDSE saat ini adalah Kesehatan Mandiri, Pendidikan Mandiri, Karya Masyarakat Mandiri, CSR Fokus, dan DD Travel. Selain itu, DD Medika, DD Konstruksi, DD Niaga, DD Publika, dan Wasila Nusantara.

DDSE sendiri salah satu badan usaha formal berbentuk PT (Peseroan Terbatas) yang didirikan Yayasan Dompet Dhuafa. Pendirian DDSE dilatarbelakangi oleh terus berkembangnya pelayanan Dompet Dhuafa, serta semakin banyaknya kerja sama dengan berbagai pihak termasuk kalangan perusahaan (korporasi).

Hal ini memberikan  inspirasi bagi Dompet Dhuafa untuk mewujudkan wadah pelayanan dan kerja sama yang lebih profesional.

Menurut Yuli, menjadikan Ramadhan kali ini sebagai momentum keberkahan universal. DDSE berjaya dengan masyarakat yang juga berdaya.

“Dengan demikian, Social Enterprise tidak lagi hanya sebatas kata namun menjadi satu realita, dan keberadaannya sangat berperan penting terutama dalam pengentasan kemiskinan.” (tety)