Forum Raja Adakan Silatnas V 2017 Raja dan Sultan Nusantara

Minggu, 16 Jul 2017

IMG-20170716-WA0080

JAKARTA (Pos Sore) – Forum Raja, Sultan, Datu dan Ratu akan mengadakan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Raja dan Sultan Nusantara ke-V di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta pada 27-28 Juli 2017 dan akan dibuka secara resmi oleh Pimpinan DPR-RI Fadli Zon.

Hadir dalam Silatnas V-2017 Raja dan Sultan Nusantara 202 raja, sultan, datu, ratu, termasuk pewaris dan penerus kerajaan dan kesultanan serta kedatuan permaisuri, putra-putri dan pangeran dari kerajaan, kesultanan, kedatuan, serta perwakilan bangsawan internasional dari Miami, Florida, Amerika Serikat, Jerman, Rusia, Korea.

Sekjen Badan Pengurus (BP) Silatnas Raja dan Sultan Nusantara, Upu Latu M.L Benny Ahmad Samu-Samu sebagai Raja Samu-Samu Van De Laatste Von Koning Stamboom menjelaskan, maksud dan tujuan penyelenggaraan Silatnas untuk mengembalikan jati diri (indentitas) pada raja dan sultan Nusantara.

Upu Latu M.L Benny Ahmad Samu-Samu mengatakan, agenda Silatnas V-2017 Raja dan Sultan Nusantara antara lain melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) untuk memilih Sekjen BP Silatnas Raja dan Sultan Nusantara Indonesia periode 2017-2022 serta pendeklarasian wadah tunggal Raja Sultan Datu dan Ratu Nusantara Indonesia.

Pada kesempatan itu akan disampaikan pandangan umum perwakilan raja dan sultan di antaranya oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X.

“Di forum Silatnas ini tidak memiliki ketua karena raja, sultan, dan datu memiliki kedudukan status yang setara,” kata Upu Latu M.L Benny Ahmad Samu-Samu yang didampingi Staf Khusus Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata Hari Oentoro Drajat.

Hari Oentoro Drajat mengatakan peran raja, sultan, dan datu Nusantara sangat penting dalam memperkuat jatidiri bangsa termasuk dalam menggali dan mengembangkan kearifan lokal.

Sisi lain peninggalan fisik berupa bangunan keraton dan kesultanan di beberapa daerah di Tanah Air yang hingga kini terawat baik menjadi bagian penting dalam memperkuat unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas).

”Peninggalan bangunan kesultanan atau keraton menjadi bagian dari atraksi dan menjadi tarik bagi wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia,” kata Hari Oentoro Drajat.

Banyak festival budaya (culture festival) di beberapa daerah di Tanah Air, kata Hari Oentoro Drajat diinisiasi dan dilaksanakan oleh kerabat keraton berjalan dengan baik sehingga menjadi event tahuan dan masuk dalam calender of event pariwisata nasional.

“Keunggulan pariwisata Indonesia bertumpu pada potensi budaya mendapat porsi paling besar 60%, dan potensi alam dan buatan manusia masing-masing 35% dan 5%,” kata Hari Oentoro Drajat.

Kegiatan Silatnas V-2017 Raja dan Sultan Nusantara akan diikuti sekitar 600 peserta terdiri atas raja, sultan, datu, ratu, serta pewaris dan penerus kerajaan dan kesultanan. (tety)