Ketiga Kali KSU Talenta GMIT Kupang Raih Penghargaan Koperasi Berprestasi

Minggu, 16 Jul 2017
Manajer KSU Talenta GMIT Daendels Pita Padji (kiri)

MAKASSAR (Pos Sore) — Koperasi Serba Usaha (KSU) Talenta GMIT (Gereja Masehi Injil di Timor) kota Kupang pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-70 mendapatkan penghargaan sebagai Koperasi Berprestasi. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, Selasa (11/7) malam.

Bagi KSU Talenta yang berdiri pada 1996, ini adalah penghargaan untuk yang ketiga kalinya (2011, 2012, 2017). Namun, menurut Manajer KSU Talenta GMIT Daendels Pita Padji, penghargaan yang diberikan kali ini lebih berkesan dibandingkan penghargaan sebelumnya.

“Lebih berkesan karena penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Koperasi sehingga terlihat lebih peduli dan lebih dekat dengan insan koperasi. Saya jelas lebih bangga. Kalau sebelumnya kan cuma simbolis bukan oleh menteri dan tidak dipusatkan seperti ini,” tutur Daenders.

Ditanya mengapa koperasi yang dikelolanya dari nol ini mendapatkan penghargaan, menurutnya karena mengalami kemajuan dalam banyak aspek. Di antaranya, karena jumlah anggotanya yang terus meningkat dan kepedulian koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota. Kredit macet juga nyaris tidak pernah terjadi karena kesadaran anggota bahwa ada banyak anggota yang membutuhkan dana.

Peningkatan yang cukup berarti ini, ia menilai juga berkat perhatian pemerintah terhadap koperasi yang dipimpinnya.
“Pada tahun 2011 kami mendapatkan bantuan dana PEM, pemberdayaan masyarakat dari pemerintah provinsi yang pengembalianya tanpa bunga selama 3 tahun,” ungkapnya.

Meski ia menilai perhatian pemerintah (pusat dan daerah) terhadap koperasi sudah baik, namun ia mengeluhkan adanya pajak yang dibebankan kepada koperasi. Adanya pajak ini sangat membebankan anggota. Pihaknya khawatir dengan pajak ini berpengaruh pada animo masyarakat untuk ikut berkoperasi.

“SHU kena pajak, dibagikan ke anggota kena pajak juga. Pajaknya dobel. Ini sangat berat buat anggota. Tolong mengenai ini diperhatikan oleh pemerintah. Apalagi peran koperasi sudah nyata dalam perekonomian bangsa,” ujarnya. (tety)