Kermnaker Gandeng IBM Tingkatkan Daya Saing Pekerja

Rabu, 2 Agu 2017

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri mengatakan pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi kepada IBM (Watson Bedriffs Machine Java NV) yang telah berkarya sejak 1937 dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan teknologi informasi di Indonesia.

Hanif menegaskan perkembangan teknologi dan informasi merupakan sesuatu yang sulit dihindari dan seluruh elemen harus mengambil kesempatan yang tumbuh dari perkembangan tersebut. Menaker meyakini cepatnya perkembangan teknologi dan informasi akan menciptakan pekerjaan baru.

Terkait hal itu, Menaker mengajak kalangan BUMN dan swasta untuk bersama-sama pemerintah membangun SDM sesuai perkembangan masa depan terutama yang dipengaruhi teknologi dan informasi.

Hasil survei penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APII) pada tahun 2016 menunjukkan jumlah penduduk Indonesia umur 10 tahun ke atas yang menjadi pengguna internet mencapai 132,7 juta orang.

Pengguna internet  terdiri atas usia 10-24 tahun (75,5 persen), 24-34 tahun (75,8 ), usia 35-44 (54,7) dan usia 45-54 tahun 17,2 persen. Sementara usia 55 tahun ke atas hanya sebesar dua persen 

Karenanya Menaker menilai di masa depan, investasi pada sektor teknologi dan informasi masih sangat menjanjikan, mengingat penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) di Indonesia mencapai 190,59 juta orang. “Sebanyak 131,54 juta orang (69,02 persen) diantaranya aktif di pasar kerja sebagai angkatan kerja, ” ujar Menaker.

Menaker menambahkan sisi menariknya adalah pekerja bisang teknologi dan informasi tidak selalu harus berpendidikan tinggi, tetapi telah terbukti dapat dilakukan oleh pekerja yang terlatih sekalipun berpendidikan rendah. Bahkan di Amerika Serikat sekalipun, kini pekerja di bidang teknologi informasi sudah mulai tidak menyuarakan lagi harus lulusan perguruan tinggi. (hasyim)