ANRI dan Senayan City Gelar Pameran Arsip Kemerdekaan RI

Sabtu, 12 Agu 2017

IMG_20170811_105405

JAKARTA (Pos Sore) — Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bekerja sama dengan Senayan City menyelenggarakan pameran arsip statis bertema ‘Kerja Bersama Membangun Negeri’.

Pameran arsip ini berlangsung pada 11 – 30 Agustus 2017. Menampilkan arsip-arsip yang menggambaran capaian pembangunan
sebagai upaya untuk terus mewujudkan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat adil dan makmur.

Arsip yang dipamerkan antara lain arsip mengenai saat-saat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dikumandangkan. Selain itu, arsip-arsip pembangunan-pembangunan yang dilakukan pasca kemerdekaan.

Di antaranya, pembangunan Gelora Senayan yang sekarang bernama Gelora Bung Karno, Jembatan Semanggi, Hotel Indonesia, Monumen Nasional, Masjid Istiqlal, dan keberhasilan lainnya pada masa Pemerintahaan Presiden Sukarno hingga Joko Widodo.

Kepala ANRI Mustari Irawan menjelaskan, kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia bukan hasil kerja orang perorang atau individu. Melainkan hasil dari kerja bersama yang didasari oleh nilai-nilai gotong royong yang telah mengakar dalam budaya rakyat Indonesia.

“Semangat persaudaraan dan bahu membahu, salah satu faktor utama yang dimiliki bangsa Indonesia dalam mencapai, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan. Tanpa kerja bersama, kemerdekaan dan cita-cita luhur kemerdekaan tidak akan tercapai,” katanya di sela pameran.

Karenanya, gambaran peristiwa yang terekam dalam arsip tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran dan contoh yang baik bagi kita dari para pendahulu.

“Baik mengenai kekurangan maupun kelebihannya dalam mempertahankan kemerdekaaan maupun membangun negeri yang kita cintai ini,” jelasnya.

Selain itu, dengan adanya pameran arsip ini diharapkan dapat menjadi sumber ilmu
pengetahuan, pendidikan, dan penelitian bagi dosen, guru, mahasiswa, pelajar maupun masyarakat umum.

Hal ini, lanjut Mustari sesuai dengan program nawacita Presiden Jokowi. Khususnya mengenai revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan.

Kurikulum ini menempatkan secara proporsional aspek pendidikan, seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta Tanah Air, semangat bela negara dan budi pekerti di dalam kurikulum pendidikan Indonesia.

Direktur Senayan City Rolan Lim menyambut baik dengan digelarnya pameran arsip ini. Pameran yang baru pertama kali diadakan ini sangat mendidik masyarakat, khususnya pengunjung Senayan City.

“Sambil berbelanja masyarakat sekalian mengenang sejarah terbentuknya negara Indonesia. Anak-anak juga jadi bisa belajar sejarah dari arsip foto yang dipamerkan ini,” ujarnya.

Pameran Arsip ‘Kerja Bersama
Membangun Negeri’ selain diselenggarakan di Senayan City, juga dilaksanakan di Sarinah dan Bandara Soekarno-Hatta. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015