Mentan Amran Kampanye ‘Mencintai Buah Lokal’ di Kawasan CFD Thamrin

Minggu, 13 Agu 2017

IMG-20170813-WA0015

JAKARTA (Pos Sore) – Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengampanyekan buah lokal di kawasan car free day Thamrin, Minggu (13/8). Amran menyerukan agar masyarakat bisa mengonsumsi buah lokal Indonesia.

“Mencintai produk lokal itu sama dengan mencintai merah putih, mencintai bangsa Indonesia, mencintai negeri ini, mencintai petani,” tegasnya di sela kampanye ‘Mencintai Buah Lokal’.

Mentan menegaskan, buah lokal selain rasa yang enak dan variasi yang berlimpah, mengonsumsi buah lokal juga akan menyejahterakan petani lokal.

Dalam kesempatan itu, Kementerian Pertanian menyajikan berbagai jenis buah lokal, seperti pisang, salak, jeruk, jambu air, jambu kristal, jeruk Bali, mangga, dan durian. Masyarakat yang hadir dapat mencicipi buah-buah tersebut secara gratis.

“Mari kita galakkan hortikultura, perkebunan, dan buah-buahan kita karena masa depan ada di sini,” ujarnya.

Amran juga mengimbau jajarannya hingga di wilayah untuk selalu menyediakan buah lokal di kantor untuk menyuguhkan kepada tamu. Masyarakat juga perlu melakukan hal yang sama, semisal saat menjenguk kerabat atau teman yang sakit.

Kepada kementerian lain, Amran meminta hal yang sama agar konsumsi buah dan pangan lokal dapat terus ditingkatkan. “Kami memohon ke kementerian lain, seluruh pegawainya, kalau ada tamu, tolong suguhkan buah lokal.”

Untuk mempermudah masyarakat mendapatkan buah lokal, Kementan kini sedang menggalakkan sektor perkebunan dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,5 triliun pada 2017.

Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai kebutuhan petani, seperti pupuk dan bakal diberikan secara cuma-cuma. 

Adapun beberapa jenis buah yang menjadi prioritas untuk dikembangkan adalah mangga, manggis, dan nanas. Buah-buah ini dinilao memiliki kualitas bagus dan bernilai ekonomis.

Komoditas lain pun dikembangkan berdasarkan keunggulan komparatif tiap-tiap daerah. “Dimulai September sampai tahun depan sesuai perintah presiden,” jelasnya.

“Kita juga akan mengembangkan rempah-rempah untuk mengembalikan kejayaan Indonesia,” tambahnya.

Karenanya, ia berharap, para petani turut bersemangat mengembangkan hortikultura dan perkebunan. (tety)