8 Perusahaan Taiwan Perkenalkan Produk Pendukung Internet Unggulan di Indonesia

Selasa, 22 Agu 2017

IMG_20170822_175745

JAKARTA (Pos Sore) – Pertumbuhan masyarakat kelas menengah di Indonesia terbilang sangat cepat. Daya beli masyarakat yang kuat membuat permintaan akan teknologi semakin meningkat.

Kondisi itu memiliki dampak yang positif di bidang ICT yakni potensi perluasan pasar yang lebih menjanjikan. Masyarakat mengikuti kecepatan pertumbuhan pasar guna memenuhi kebutuhan produk-produk smart life technology dalam setiap aspek, seperti smart home yang juga semakin meningkat.

Melihat perkembangan ini, Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) mengadakan ajang ‘One on One Trade Meeting’. Sebanyak 8 perusahaan asal Taiwan di bidang industri ICT memperkenalkan produk-produk unggulannya.

Ken Chang, Project Manager, ISC for Electronics & IT Industries Section, TAITRA, mengatakan, kebutuhan teknologi khususnya di bidang Internet-of-Things sudah semakin tinggi dengan makin maraknya program pengembangan smart city di berbagai daerah.

Tidak hanya itu, pemerintah Indonesia juga sempat menyebutkan bahwa target investasi asing di Indonesia untuk tahun 2018 diperkirakan mencapai USD 10 Miliar.

“Inilah yang mendorong kami untuk menghadirkan produk-produk TIK unggulan Taiwan, yang telah diakui kualitasnya oleh dunia, ke pasar Indonesia untuk kedua kalinya,” katanya, di Jakarta, kemarin.

Produk-produk dari perusahaan yang mengikuti acara Trade Meeting kali ini meliputi produk jaringan teknologi dan komunikasi, smart home power dan smart home products retail yang mampu mendukung kehidupan masyarakat Indonesia menjadi lebih praktis.

“Perusahaan-perusahaan Taiwan yang datang kali ini merupakan perusahaan-perusahaan yang memiliki standard yang tinggi dengan keunggulan teknologi dalam produknya,” tegasnya.

Delapan perusahaan Taiwan yang hadir membawa produk-produk unggulan Smart Life Technology dalam ajang Trade Mission kali ini di antaranya Aker Technology CO.,LTD yang dikenal sebagai produsen Osilator Kristal berteknologi tinggi dan mampu merancang dan memproduksi berbagai solusi kontrol frekuensi.

Ada juga Non-Stone, manufaktur enclosure berbahan baja terkemuka di Taiwan, yang membawa solusi enclosure anti air dan debu untuk melindungi perangkat listrik dalam bangunan.

Selain itu, Brainchild Electronic CO.,LTD, sebagai produsen home access control, smart lock, smart video doorbell ternama asal Taiwan. Hadir juga Cayin Technology CO.,LTD sebagai produsen ICT yang menyediakan solusi platform multimedia yang dirancang khusus untuk membuat papan reklame elektronik/OOH (Out-of-home).

Sementara itu, perusahaan Jeh Chow menampilkan solusi Smart Air Conditioner Control melalui sistem infrared remote yang dapat dikontrol langsung dari smartphone anda. Sedangkan Numa Electronices Inc dengan produk barcode scanner andalannya juga mengincar pasar Indonesia.

Taiwan External Trade Development Council (TAITRA) mengadakan One on One Trade Meeting dengan tujuan mengembangkan dan memasarkan produk asal Taiwan ke seluruh dunia. Dimulai dari 8 perusahaan di atas yang telah memiliki produk unggulan yang tidak kalah bersaing dengan produk-produk negara-negara besar di dunia.

Ajang Trade Mission kali ini pun sukses dihadiri puluhan pebisnis Indonesia untuk meningkatkan hubungan kerjasama antara Indonesia dan Taiwan. Lebih dari 80 pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia hadir untuk melihat kehebatan produk-produk Taiwan.

“Kami berharap penjualan yang didapat melalui ajang ini dapat mencapai targetnya sekitar USD 6 juta,” ujar Ken Chang.

Kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan sarana diskusi kepada perusahaan-perusahaan lokal terkait Industri ICT, guna menghadirkan peluang pengembangan bisnis bagi kedua belah pihak. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015