Kepala BEKRAF Resmikan Pameran ICRA 2017

Rabu, 30 Agu 2017

IMG_20170830_122809

JAKARTA (Pos Sore) — Kepala Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) membuka secara resmi pameran ICRA 2017 bertema ‘Membangun Iklim Kondusif bagi Industri Kreatif Berbasis Desain dan Kriya’, di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta.

Pameran yang berlangsung pada 30 Agustus – 3 September 2017 ini menampilkan produk-produk kreatif berbasis budaya. Mulai dari produk untuk interior dan dekorasi rumah tangga, aneka barang kerajinan, barang keramik hingga gerabah berbasis etnik tradisional hingga modern. Ada sekitar 250 stand yang ikut berpartisilasi dalam pameran ini.

“Ini sebagai upaya pemerintah dalam memajukan produk industri kreatif. Pameran ini juga untuk mempromosikan aneka Ragan produk kriya unggulan. Pelaksanaan pameran ini menjadi bukti keseriusan semua pihak untuk mengembangkan potensi produk kriya, wastra adati hingga aneka barang kerajinan,” katanya.

ICRA 2017 sendiri merupakan ajang khusus untuk menggelar karya kreasi mutakhir para UKM dan perajin interior dan craft nusantara. Bagi masyarakat konsumen, pecinta dan pengenaan kain adati, ICRA 2017 menjadi peristiwa yang tidak bole dilewatkan. Ini menjadi kesempatan untuk berburu produk kriya desain terbaru dengan pilihan yang lengkap dan bermutu tinggi.

Pameran ini secara konsisten berupaya mengangkat kekayaan kriya Indonesia dan pengembangannya ke masa kini dari seluruh daerah di nusantara.

Melalui pameran ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan nusantara dan mancanegara untuk menikmati pariwisata Indonesia dalam balutan tradisi dan budaya wastra Indonesia. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015