4.7 C
New York
01/11/2020
Aktual

Penipu Modus Ajak Pengajian Ditangkap

JAKARTA (Pos Sore) – Aksi kejahatan akhir-akhir ini kian meningkat. Berbagai cara dilakukan untuk menipu korbannya. Seperti yang dilakukan Rheni Ilastama alias Fika, 31, terhadap tiga ibu-ibu anggota pengajian, kemarin.

Ketiga korban ditipu dengan modus mengajak pengajian dan menyantuni anak yatim di Pademangan Jakarta Utara. Namun, upaya mengelabui para korban akhirnya terbongkar.

Atas kejadian tersebut Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono mengimbau masyarakat mewaspadai segala macam bentuk penipuan dengan berbagai modus operandi.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dan waspada. Jangan mudah percaya sama orang yang baru dikenal apalagi melepas barang-barang berharga yang dimiliki,” ujar Dwiyono, kemarin.

Fika dikenal residivis karena berulang kali melakukan aksi kejahatan dan ditangkap polisi setelah menipu tiga orang ibu-ibu anggota pengajian di ITC Mangga Dua. Ketiga korban adalah Rosidah, 50, Siti Juwariyah, 50 dan Kani, 49.

Kasus penipuan itu berawal ketika ketiga korban makan di mall, 15 Agustus lalu. Pelaku mendatangi korban kemudian mengajaknya menghadiri acara halal bihalal dan santunan anak yatim.

Tersangka pun mengajak korban ke ITC Mangga Dua lantai II (RM Pempek Amin) sekitar pk 11:30 WIB dengan maksud mengambil seragam pengajian dalam rangka halal bihalal dan santunan anak yatim di Ancol.

“Pelaku bukan menghipnotis, tapi memang cara ajakannya bisa meyakinkan ketiga korban. Setelah terpancing, mereka diajak ke suatu tempat mengambil uang Rp150 ribu untuk transport, seragam serta hadiah menarik. Sebelum mendapatkannya, ketiga korban harus ikuti kegiatan sosial itu dulu,” ungkapnya. ‎

Dilantai 4 Mall tersebut, korban kemudian diminta untuk menyimpan barang berharganya di loker yang sudah disediakan. Korban yang sudah masuk perangkapnya, pun memberikan ponsel, perhiasan dan tas beserta isinya di dalam loker tersebut. Pelaku kemudian mengajak korbannya ke Ancol tempat kegiatan sosial yang dikatakan pelaku.

‎”Sesampainya di sana, pelaku berpura-pura melakukan persiapan acara, padahal saat itu tak ada acara santunan justru pergi meninggalkan 3 korbannya,” tuturnya. ‎

Korban pun merasa aneh lantaran pelaku tak kunjung kembali. Mereka sepakat kembali ke Mall Mangga Dua mengambil barang-barang yang ditinggalkannya, tapi nyatanya sudah hilang dibawa kabur pelaku.

Merasa tertipu, korban kemudian melaporkan ke Polsek Pademangan. Atas laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku.

Kepada polisi, pelaku mengaku ‎melakukan aksinya berdua dengan rekannya yang bernama Lia dan Pelaku hanya mendapat bagian Rp13 juta. Sementara yang menjual semua perhiasan adalah Lia.

“Barang buktinya 2 (dua) lembar kuitansi pembelian mas,” tegasnya. Sebelumnya, pelaku sudah pernah diproses hukum atas kasus yang sama di Polres Jakarta Utara 2012 tahun lalu. Atas perbuatannya ‎Rheni dijerat Pasal 378 KUHPidana dengan ancaman kurungan lima tahun penjara. (marolop)

Related posts

Seribu Tiket CNI National Convention 2019, Habis Terjual

Tety Polmasari

Remaja 17 Tahun yang Tusuk Pemotor Ditangkap

Tety Polmasari

Penyesuaian Tarif Iuran BPJS Kesehatan akan Dirapatkan dengan Presiden

Tety Polmasari

Leave a Comment