Rakernas IAI 2017 Diharapkan Dapat Tingkatkan Kualitas Apoteker Indonesia

Minggu, 3 Sep 2017
Ketua Umum PP IAI Drs. Nurul Falah Edi Pariang, Apt (berbaju batik biru)

JAKARTA (Pos Sore) – Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) bekerjasama dengan PD Banten menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Rakernas IAI bertema ‘Improving an Accessible and Trusted Pharmacist’ pada 5-8 September 2017 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten.

Ketua Umum PP IAI Drs. Nurul Falah Edi Pariang, Apt menjelaskan, kegiatan tahunan IAI ini sebagai ajang komunikasi masyarakat farmasi dari lintas sektor meliputi praktisi, akademisi, dan birokrat.

“Ini menjadi salah satu sarana untuk menjaga dan meningkatkan kompetensi apoteker dengan menghadirkan praktisi professional dari dalam dan luar negeri serta regulator. Membahas aturan-aturan organisasi dalam rangka menyiapkan layaway prima bagi anggota,” terangnya, di Jakarta, Sabtu (2/9).

Diharapkan Menteri Kesehatan Nila Juwita Moeloek membuka kegiatan ini dan memberikan arahan. Menteri Pemberdayaaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abrur juga akan memberikan arahan khususnya terkait keberadaan apoteker yang berkedudukan sebagai pegawai pemerintah.

Dalam plenary session akan hadir empat pembicara yaitu Menteri Kesehatan, Menpan RB, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito, dan apoteker IPF (International Pharmaceutical Federation) yang berkedudukan di London, Lina Barder.

Simposium akan membahas 44 topik bear dan 82 narasumber dalam dan luar negeri. Workshop mengacu pada Himpunan Seminat yaitu Hisfarma, Hisfarsi, Hisfarin, Hisfardi, Himastra, Hiaskos.

Nurul Falah berharap dari kegiatan ini dapat meningkatkan jumlah dan kualitas apoteker praktik bertanggungjawab. Selain itu, membuat dan menyempurnakan peraturan organisasi yang sederhana berbasis teknologi tapi memudahkan para anggota.

“Para apoteker juga diharapkan melakukan kajian agar apoteker Indonesia sejajar bahkan lebih unggul dari negara Asean,” tandasnya. (tety)