Pencuri Burung Babak Belur Dikeroyok Massa

Senin, 4 Sep 2017
Ilustrasi/istimewa

JAKARTA (Pos Sore) - Tidak memiliki uang untuk membeli rokok, tiga pemuda nekad mencuri dua ekor burung di rumah warga Kampung Tanah Sewaan RT 001/008 Bakti Jaya, Setu, Tangerang Selatan, kemarin.

Akibatnya, ketiga pelaku, Ak,18, Ek,19 dan Suk,19 babak belur dikeroyok massa setelah diteriaki maling. Ketiga pemuda tersebut kini mendekam di balik jeruji besi Polsek Cisauk untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku mencuri dua ekor burung di rumah Yakub di Kampung Tanah Sewaan RT 001/008 Bakti Jaya, Setu, Tangerang Selatan, kemarin,” ujar Kapolsek Cisauk AKP Abdul Kohar, Senin (4/9)

Abdul Kohar menjelaskan, terbongkarnya pencurian itu setelah korban Yakub, pemilik burung mendengar suara teriakan maling dari tetangganya. Korban yang saat itu tertidur kemudian bergegas menghampiri kerumunan massa.

“Mendengar teriakan tersebut korban spontan terbangun dan mengecek ke depan rumah ternyata Burung Katcher dan Love Bird miliknya digondol pelaku,” tuturnya.

Warga yang kesal dengan ulah ketiga tersangka kemudian menghajarnya hingga babak belur. Beruntung nyawa tiga sekawan ini selamat setelah petugas datang membawa para tersangka ke kantor polisi.

“Pengakuannya mencuri burung untuk beli rokok. Harga burung satu ekor sekitar Rp 300 ribu,” jelasnya.

Kini ketiga pemuda tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Cisauk. Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ketiganya terancam hukuman 7 tahun penjara hanya demi bisa menghisap rokok. (marolop)