Politeknik Ketenagakerjaan Ditunggu Kaum Buruh

Rabu, 6 Sep 2017

JAKARTA (Pos Sore)  – Kalangan buruh menyambut baik kehadiran Politeknik Ketenagakerjaan yang bakal dimulai pada tahun ajaran ini.

Presiden Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI), Syaiful Tavip kepada possore.com, Selasa (6/9) mengatakan kehadiran Politeknik Ketenagakerjaan sudah lama ditunggu tunggu oleh kalangan pekerja karena diharapkan perguruan tinggi ini bisa menghasilkan lulusan yang memiliki wawasan ketenagakerjaan yang mumpuni.

Tavip mengatakan selama ini ketidakpahaman pemangku kepentingan di sektor  selalu memicu perselisihan diantara mereka, padahal semua permasalahan terseut berakar pada aturan-aturan yang baku, namun ketidaktahuan dan berbagai multi tafsir yang mencuat menyebabkan timbulnya perselisihan tersebut.

Dengan kehadiran Politeknik Ketenagakerjaan diharapkan semua bisa terselesaikan dengan baik.

Latar belakang didirikannya Politeknik Ketenagakerjaan ini adalah dalam rangka mengembangkan sistem pendidikan tinggu vokasi yang berkualitas dan berkesinambungan. Juga sebagai langkah membangun manajemen yang efisien, efektif dan mandiri.

Selain itu, kehadiran Politeknik ini sebagai upaya membangun tenaga pendidik dan pendidikan yang berkualitas, memiliki dedsikasi dan motivasi yang tinggi, menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian terapan sesuai bidangnya serta menghasilkan penelitian terapan yang memberikan manfaat kepada pemangku kepentingan.

Program Studi (Prodi) pada politeknik Ketenagakerjaan adalah Diploma 4 Prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Diploma 4 Prodi Relasi Industri dan, Diploma 3 Prodi Manajemen Sumber Daya Manusia.

Awal pendirian Politeknik Ketenagakerjaan akan diterima masing-masing mahasiswa untuk 3 Program Studi yang ada. Biaya administrasi pendaftaran, seleksi dan studi ditanggung oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Syaiful Tavip berharap, mahasiswa yang mendaftar di Politeknik Ketenagakerjaan bukan hanya para lulusan SMA (Fresh Graduate) tetapi juga kalangan pekerja, pengusaha bahkan unsur Aparat Sipil Negara (ASN) yang bergerak di sektor ketenagakerjaan. (hasyim)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015