Pembunuh Pasutri Tewas Ditembak Polisi

Kamis, 14 Sep 2017
istimewa

JAKARTA (Pos Sore) – Berusaha kabur ketika hendak ditangkap, pelaku pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) Husni Zakaria dan Zakiyah Masrur terpaksa ditembak petugas, kemarin. Sedangkan dua rekannya menyerah. Ahmad Zulkifli tewas setelah timah panas bersarang di tubuhnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta menjelaskan , pelaku tiga orang ditangkap di Jawa Tengah.

“Betul (sudah ditangkap), pelakunya tiga orang, ditangkap di Grobogan Jawa Tengah,” ujar Nico, kemarin.

Saat ditangkap dan diminta untuk menunjukkan lokasi penadahnya di Kudus, Ahmad Zulkifli berusaha melawan dan terpaksa dilakukan tindakan secara terukur berupa penembakan yang mengakibatkan tersangka meninggal dunia.

Sementara itu, dua pelaku lain yakni EK, 33, warga Ciamis dan ST, 46 warga Grobogan Jawa Tengah masih diperiksa secara intensif.

“Tersangka AZ, yang tewas tertembak ini mantan sopir korban yang bekerja 20 tahun. Tersangka ST ini pekerja garmen di pabrik korban selama 20 tahun dan EK pernah menjadi karyawan korban. Ini termasuk sadis, tega, sudah ikut dengan korban puluhan tahun,” tegasnya.

Husni Zakaria dan Zakiyah Husni Masrur, yang merupakan pengusaha garmen dirampok di rumahnya, di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Minggu (10/9). Mereka kemudian dibawa pergi menggunakan mobil. Emas hingga brankas juga dibawa kabur. Mayat keduanya ditemukan di Sungai Klawing, Purbalingga pada Senin (11/9) dalam keadaan terbungkus bedcover.

Berkat kesigapan petugas, para pelaku berhasil ditangkap hanya membutuhkan waktu 8 jam dari laporan sebelumnya. (marolop)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015