Sewindu Perempuan Untuk Negeri: PUN Ingin Makin Berarti

Kamis, 21 Sep 2017

IMG-20170921-WA0007

JAKARTA (Pos Sore) — Apa jadinya jika para sahabat berkumpul? Perbincangan-perbincangan ringan di antara sahabat dalam sejumlah pertemuan ternyata mampu menumbuhkan visi sama dalam membangun negeri. Maka terbentuklah organisasi Perempuan Untuk Negeri (PUN).

Kehadiran PUN yang dibidani isteri Menteri Perindustrian Yanti Airlangga, itu tak terasa kini berusia 8 tahun. Rabu (20/9) malam lalu, di Plataran Dharmawangsa, Jakarta Selatan, organisasi non propit itu merayakan usianya yang sewindu.

Syukuran organisasi yang menghimpun berbagai kalangan itu ditandai dengan pemotongan tumpeng, melepaskan burung merpati ke alam bebas, dan menampilkan karya-karya busana dari anggota PUN.

Sejumlah kalangan yang selama ini aktif di Perempuan Untuk Negeri, termasuk sejumlah sahabat yang selalu terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, turut merayakan syukuran yang menghadirkan penyanyi Bebie Romeo dan Kris Dayanti itu.

Dalam pesannya, Ketua Umum PUN Yanti Airlangga berharap PUN kian berperan dalam memberikan sumbangsihnya kepada negara dan bangsa. Untuk itu, pihaknya mengajak segenap aktivis PUN untuk meningkatkan kerjasama demi mewujudkan harapannya tersebut.

IMG-20170921-WA0004

“Tidak menyangka, PUN yang lahir dari sekedar bincang-bincang ringan hingga saat ini usianya sudah mencapai 8 tahun. Seiring dengan bertambahnya usia, kami ingin kontribusi PUN terhadap masyarakat banyak kian meningkat,” harap Yanti Airlangga.

Harapan Ketua Umum PUN itu didukung seluruh anggotanya. Salah seorang pendiri organisasi tersebut Yunita Ayukemala memberikan testimoni. Ia mengisahkan sekilas perjalanan organisasi selama 8 tahun.

“PUN sudah banyak melakukan kegiatan sosial, sejak terjadinya musibah Padang 2009 hingga sekarang. PUN juga memiliki sekolah yang didirikan di daerah yang terkena bencana,” ungkapnya.

Sejumlah kegiatan rutin yang selalu dilakukan PUN adalah bakti sosial di berbagai daerah di seluruh tanah air. Sebut saja sunatan massal, kunjungan ke lokasi-lokasi bencana sambil menyerahkan bantuan seperti bantuan banjir dan longsor, mengadakan bazaar.

“Selain itu, menggelar drama musikal yang hasil penjualan tiketnya didonasikan ke masyarakat yang membutuhkan di seluruh tanah air,” tambahnya.

IMG-20170921-WA0006

Ketua Panitia Penyelenggara Sewindu PUN Tenny Lizia, mengatakan, sebagai organisasi, PUN berusaha tetap eksis dengan menjalin kerjasama antar seluruh anggota yang profesinya datang dari berbagai kalangan.

“Dengan beragamnya aktivis organisasi maka selalu muncul ide kreasi dan inovasi sehingga gerak organisasi kian dinamis. Sejumlah anggota atau aktivis banyak menyumbangkan ide dan gagasan sesuai bidang dan latar belakangnya,” papar Tenny Lizia.

Adapun pertemuan anggota dilakukan setiap bulan sekali untuk mengupdate agenda kegiatan sekaligus melakukan evaluasi. Dalam pertemuan ini tergagaslah satu program untuk membangun negeri.

Yang cukup membanggakan, anggota PUN memiliki talenta yang berbeda dalam memberikan sumbangsih ke dalam organisasi ini. Menjadi bagian dari keluarga besar PUN sesuatu yang membahagiakan karena memiliki ikatan persahabatan yang sangat kuat.

“Kita juga kerap memberikan hiburan dengan mengajak nonton anak yatim, memberikan bantuan langsung sanggar-sanggar kesenian dan mengajak bermain anak-anak tidak mampu,” tutupnya. (tety)