BATAN Luncurkan Aplikasi Pengurusan Administrasi Pengolahan Limbah Radioaktif

Selasa, 26 Sep 2017

DEPOK (Pos Sore) – Untuk memudahkan para penghasil limbah radioaktif, Badan Tenaga Nuklir  Nasional (BATAN) meluncurkan aplikasi pengurusan administrasi pengelolaan
limbah radioaktif secara online.  

Aplikasi online yang dinamai e-Lira ini mampu memangkas waktu pengurusan administrasi yang semula membutuhkan 14-30 hari, kini hanya 2 hari.

“Kami berharap instansi atau lembaga yang dalam operasionalnya menghasilkan limbah radioaktif bisa secepatnya menyerahkan limbahkan kepada BATAN untuk dikelola dengan baik,” kata Kepala BATAN Djarot Sulistio Wisnubroto, di sela Seminar Nasional Teknologi Pengelolaan Limbah XV (SNTPL XV) di Universitas Indonesia, Selasa (26/9).

Seminar yang digelar setiap tahun ini 
mengusung tema ’Pengelolaan Limbah yang Inovatif, Handal, dan Berkelanjutan sebagi Wujud Kepedulian terhadap Lingkungan’.

Ia menjelaskan limbah radioaktif sangat berbahaya baik bagi manusia maupun alam lingkungan. Karena itu, keberadaan limbah ini harus dikelola sebaik mungkin sehingga tidak menimbulkan pencemaran.

Djarot  mengatakan limbah  radioaktif 
didapatkan dari berbagai proses, mulai
dari penambangan, pengolahan, hingga 
penggunaan bahan radioaktif untuk berbagai tujuan.

Di Indonesia, limbah radioaktif dihasilkan dari aktivitas penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan bahan  nuklir, baik dilakukan oleh lembaga perintah maupun swasta.

Beberapa  industri  yang berpotensi  
menghasilkan limbah radioaktif antara  
lain industri pertambangan, industri baja, industri  kimia, industri farmasi, industri kosmetik dan kegiatan rumah sakit yang terkait dengan pemeriksaan medis dan terapi penyakit.

Saat ini, jumlah pemegang izin penggunaan bahan radioaktif di Indonesia telah mencapai lebih dari 15.000 pemegang izin yang mempunyai potensi penghasil limbah radioaktif.

BATAN melalui  Pusat Teknologi Limbah
Radioaktif (PTLR) diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran untuk melakukan pengelolaan limbah radioaktif di Indonesia. 

Sebagai satu-satunya institusi yang  
melakukan pengelolaan limbah radioaktif,
BATAN mempunyai tugas mengolah dan menyimpan limbah radioaktif yang dihasilkan oleh aktivitas industri, rumah sakit dan litbang.

Berbagai upaya dilakukan BATAN untuk meningkatkan layanan pengelolaan limbah radioaktif dengan tujuan mempermudah masyarakat atau penghasil limbah radioaktif menyerahkan limbahnya untuk dikelola dengan baik.

Termasuk di antaranya aplikasi pengurusan administrasi pengelolaan limbah radioaktif secara online ini. 

Selain melakukan peningkatan pelayanan pengelolaan limbah radioaktif, BATAN juga melakukan sosialisasi pentingnya pengelolaan limbah radioaktif kepada masyarakat terutama para penghasil 
limbah radioaktif.  

Tujuannya, adalah menjamin agar limbah radioaktif dapat dikelola, disimpan dengan baik dan melindungi manusia serta lingkungan dari pengaruh radiasi. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015