Jantung Koroner Sebabkan Kematian Mendadak

Jumat, 29 Sep 2017
Istimewa/ilustrasi

JAKARTA (Pos Sore) — Penyakit jantung koroner menempati urutan kedua dari 10 penyakit mematikan yang ada di Indonesia. Sayangnya masih banyak pasien yang takut untuk melakukan deteksi dini guna pencegahan gangguan jantung koroner disebabkan adanya plak arteroksklerosis atau pengapuran lemak dan melekat di pembuluh darah jantung.

Menurut Dr. Emanoel Oepangat, SpJP, FIHA, Spesialis jantung dari Rumah Sakit Siloam TB Simatupang Jakarta, selain perilaku hidup sehat, terutama bagi yang telah berusia senja, cara yang paling ampuh guna menghindari kematian mendadak akibat serangan jantung adalah intervensi tindakan melalui pemasangan ring atau stent.

“Pemasangan ring atau stent dilakukan untuk melebarkan pembuluh darah koroner yang menyempit atau tersumbat. Hal itu dilakukan agar aliran darah ke jantung menjadi lancar kembali. Dan ini dominan berdampak positif bagi penderita akut, ” sebut Emanoel, Kamis (28/9) dalam media gathering dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia, di RS Siloam TB Simatupang, Jakarta.

Emanoel Oepangat menerangkan proses pemasangan ring seperti pemasangan infus. Yaitu, memasukan balon yang kemudian dikembangkan agar pembuluh darah melebar lalu dilakukan pemasangan ring atau stent.

“Balonnya tadi kemudian dikeluarkan. Lalu, dipasang stent sebagai alat penyangga dinding pembuluh darah supaya tidak menyempit lagi,” papar Emanoel.

Direktur RS Siloam TB Simatupang, Dr Marganda Pasaribu turut mengingatkan, kampanye hari jantung sedunia yang dilakukan Siloam guna membantu pemerintah dalam meningkatkan dan menyebarkan pengetahuan akan pentingnya pola hidup sehat dan deteksi dini jantung koroner.

“Deteksi dini adalah langkah utama. Namun jika sudah terdeteksi adanya jantung koroner maka cara terbaik adalah melalui pemasangan ring guna mencegah dari serangan jantung mendadak,” tambah Marganda Pasaribu.

Dalam memperingati Hari Jantung Sedunia 2017, Siloam Hospital turut mengadakan kegiatan edukasi yaitu media gathering untuk media (28/9), donor darah (29/9), dan edukasi jantung bagi masyarakat dan keluarga pasien (30/9). (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015