Polwan Gadungan Dibekuk Polisi

Rabu, 4 Okt 2017
Istimewa/ilustrasi

JAKARTA (Pos Sore) –- Mengaku sebagai pejabat Polri, dua wanita anggota Polisi Wanita (Polwan) gadungan dibekuk Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, kemarin.

Kedua pelaku yakni Halimatu Sa’diah dan Jemi Sentiasa Dewi. Mereka melakukan penipuan dibantu tiga narapidana dari Lapas Siborongborong, Sumatera Utara.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta menjelaskan kedua tersangka nekad menjadi polwan palsu diotaki tiga napi yaitu, Ramadhan Saragi, Erwin Suminah, dan Lukman Hakim.

“Ketiga napi itulah yang mengotaki aksi penipuan dari lapas, sedang kedua pelaku beraksi di luar,” kata Nico.

Menurut Nico, modusnya penipuan itu dilakukan pelaku dengan cara menelepon korban yang dipilih secara acak menggunakan nomor baru. Korban terakhir bernama Ukur S. Saat itu, pelaku mengabarkan ada lelang mobil dengan harga pasaran, salah satunya minibus dan sedang harganya Rp60 juta.

“Saat korban sudah tertarik, pelaku meminta korban mentransfer uang. Besoknya, pelaku kembali menelepon memberitahu mobilnya sedang diurus,” ucapnya

Lelang pertama mobil belum dikirim, pelaku kembali menawarkan kendaraan lainnya, seperti mobil dan sepeda motor kepada korban. Rupanya korban pun tertarik dan memesannya lagi, yakni Avanza Veloz seharga Rp130 juta dan sudah dibayar 10%.

“Jadi bila ditotal, korban ini sudah mentrasfer uang sebanyak Rp 150 juta,” jelasnya. Setelah uang ditransfer mendadak pelaku tak bisa dihubungi korban.

Kini, kedua wanita itu Sa’diah yang berperan menghubungi korban dan Dewi yang berperan sebagai penadah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya kedua pelaku dijerat Pasal 378 KUHP junto Pasal 5 UU No 8/2008 tentang TPPU dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun. (marolop)