Islamic Tourism Expo 2017 Jadi Medium Bisnis

Rabu, 11 Okt 2017

JAKARTA (Pos Sore) – Islamic Tourism Expo 2017 diharapkan jadi medium bisnis baik antarinstitusi maupun institusi ke konsumen. Terlebih, mayoritas peserta ekspo adalah pelaku bisnis internasional.

Direktur Hajj People Indonesia Bambang Hamid mengatakan, ekspo ini akan berlangsung hingga Kamis (12/10) di Mall Kota Kasablanka. Dengan 105 peserta, expo ini diharapkan dapat menjadi medium bisnis antar institusi usaha maupun antara institusi dengan konsumen langsung.

“Kami harap acara ini bisa jadi peluang bisnis dan membawa berkah untuk semua,” kata Bambang, di Jakarta.

Diakui Bambang, pameran ini juga menjadi ajang transaksi B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer). Sebab, di sana para pelaku bisnis dapat mengikuti forum bisnis, business meeting, hingga diskusi antara para pengelola haji dan umroh.

Untuk end user atau konsumen, penyelenggara juga menghadirkan pelatihan perbankan syariah serta seminar pengembangan wisata muslim.

“Kami berharap pameran ini dapat menjadi peluang bisnis bagi para peserta pameran atau pelaku bisnis,” ucapnya.

Dikatakan, pameran ini digelar sebagai wujud komitmen mendukung pengembangan pelaksanaan Umroh dan Wisata Islami di Indonesia. Termasuk, mengedukasi masyarakat dalam memperoleh informasi bisnis layanan umroh serta wisata muslim secara transparan dan profesional.

IMG-20171011-WA0031

“Pameran ini juga menghadirkan Koleksi Al-Qur’an Terbesar, Terkecil, Terindah, dan Tertua serta koleksi mushaf-mushaf Al-Qur’an kuno dari seluruh Nusantara dan berbagai negara,” tuturnya.

Sebagai penyelenggara, Hajj People sadar Islamic Tourism Expo 2017 tidak ada tanpa dukungan semua pihak. Ada 66 peserta internasional dan 39 peserta nasional dalam ekspo ini.

Mereka berasal dari berbagai kalangan terkait haji dan umrah termasuk perbankan syariah, hotel, transportasi, penyedia, visa, PPIU, catering, dan biro wisata.

Dalam acara ini ada juga ada sejumlah peserta antara lain BPKH Stakeholders Forum, World Hajj Forum yang menghadirkan 11 negara, pelatihan layanan bank syariah dan sukuk negara, serta konsorsium tur muslim. Ada pula pameran Alquran dari Bait Alquran TMII.

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi menyatakan apresiasi atas penyelenggaraan acara ini. Saat ini, katanya, Indonesia merupakan negara kedua terbanyak di dunia dalam pengiriman jemaah Umroh.

Data terakhir menunjukkan jumlah jamaah umroh mencapai 800 ribu per tahun. Tak heran, jika Indonesia menjadi pasar yang sangat potensial bagi para pelaku bisnis di industri travel umroh, perbankan, hotel, penerbangan, dan sebagainya.

Pameran Islamic Tourism Expo 2017 dimeriahkan dengan penampilan sejumlah artis papan atas Indonesia seperti Rossa dan Fatin, hingga aneka door prize berupa tiket jalan-jalan, paket umrah gratis, serta Grand Prize 1 unit mobil (tety)