SMESCO Rembug Kopi Nusantara 2017: Tingkatkan Kecintaan Masyarakat Terhadap Kopi Lokal

Rabu, 11 Okt 2017

IMG_20171011_110818

JAKARTA (Pos Sore) — Anda penggemar kopi? Ingin mencoba menikmati aneka jenis kopi? Atau mau melihat secara langsung bagaimana kopi diracik? SMESCO Rembug Kopi Nusantara 2017: Drink Coffee Wear Batik bisa menjadi agenda wajib yang harus disinggahi.

Event yang dibuka Menteri Koperasi UKM Puspayoga itu bertempat di gedung Smesco UKM yang berlangsung pada 11-13 Oktober 2017. Selama tiga hari itu pengunjung bisa minum kopi secara gratis. Ada juga talkshow Inspiratif mengenai kopi. Seru kan?

Ketua Pelaksana SMESCO Rembug Kopi Nusantara Lisa Ayodhia, menjelaskan, di event yang sudah dua kali diadakan itu, juga menampilkan pameran produk kopi nusantara dan sarana pendukung usaha di bidang kopi.

“Minum kopi sudah menjadi bagian dari lifestyle masyarakat. Tak hanya pria, wanita pun semakin banyak yang menyukai kopi. Terlebih kopi juga bermanfaat untuk kecantikan dan kesehatan,” tutur Lisa yang juga Ketua Asosiasi Duta Indonesia, di Jakarta, Rabu (11/10).

Menurutnya, event ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kopi lokal Indonesia. Karena ternyata kopi nusantara tak kalah dengan kopi dari luar negeri. Masyarakat Indonesia harus bangga dengan kopi asli negeri sendiri.

IMG_20171011_110721

“Melalui event ini kita ingin kembali mengangkat dan mengenalkan keanekaragaman kopi nusantara. Tahun lalu juga sukses. Tahun ini ada peningkatan jumlah stand kopi. Lebih variatif juga karena dipadukan dengan pameran batik,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha kecil Menengah (LLP-KUKM) Kemenkop dan UKM Emilia Suhaimi, menjelaskan, komoditas kopi di Indonesia kian maju. Dengan adanya event ini sekaligus sebagai upaya menyatukan potensi yang ada dari komoditas kopi Indonesia yang sudah terkenal sampai ke mancanegara.

Sebagai pelaksana teknis dari Kementerian Koperasi UKM, SMESCO Indonesia senantiasa memberikan ruang gerak yang leluasa kepada para pelaku KUKM dengan potensi yang dimiliki.

Sehingga bisa mengekspresikan dan mempromosikan hasil kreativitasnya kepada masyarakat luas. Masyarakat pun akhirnya akan semakin mengenal produk-produk lokal yang berkualitas.

“Dengan demikian, para pelaku UKM di bidang kopi dapat berkumpul dan saling bersinergi dalam rangka mem-branding produk kopi unggulan dari masing-masing daerah,” ujar Emilia.

Emilia berharap, melalui event ini masyarakat, pembisnis, pencinta kopi akan lebih mengenal berbagai hal tentang kopi. Mulai dari proses penanaman, panen dan pengolahan biji kopi serta ciri khas rasa kopi lokal yang sangat beragam dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Melalui kegiatan SMESCO Rembug Kopi Nusantara ini, diharapkan akan memberi pemahaman tentang dunia perkopian Indonesia kepada masyarakat luas, sehingga bagi para pengusaha skala mikro, kecil dan menengah dapat memanfaatkan peluang usaha di bisnis kopi ini,” tambah Emilia.

Acara ini mendapat dukungan Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) dan Coffee Lover’s Indonesia (CLI), bersama dengan Asosiasi Duta Indonesia (ADI), Uncle John Roasting, d’Excellent-Coffee Class, Maharaja Coffee, Qertoev Coffee, Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), Indonesian Latte Art Artist (ILAA), dan juga pelaku usaha di bidang kopi lainnya.

Berbagai kegiatan meramaikan event ini. Ada aneka lomba kopi, seperti lomba roasting kopi, coffee cupping competition, public cupping yang akan dinilai oleh certified Q-grader. Di hari kedua digelar brewing fun throwdown ‘Ngulik Robusta Fine’.

Ada juga Inspiratif Talk Show mengenai ‘Successful Coffee Car Seller’, ‘Specialty Coffee Appreciation–Menghargai Kopi yang Berkualitas’, ‘Yang Muda yang Berprestasi’, serta ‘Mengait Rupiah, Menembus Mimpi, dengan Kopi’.

Selain itu akan ada Pemilihan Duta Kopi, dan lomba busana batik. (tety)