Penjual Miras Oplosan Diamankan Polisi

Jumat, 13 Okt 2017
istimewa/ilustrasi

JAKARTA (Pos Sore) – Seorang penjual minuman keras (miras) oplosan diamankan petugas Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (12/10) malam.

Tersangka diamankan diduga miras yang dijual menyebabkan empat orang tewas di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Kemungkinan mereka tewas akibat menenggak miras yang dicampur dengan jengkol.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Andry Wibowo menjelaskan pihaknya sudah mengamankan penjual miras oplosan tersangka OM dan menyita barang-barang yang dijual untuk bukti penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan sementara, empat orang tewas usai menenggak minuman keras (miras) oplosan ternyata sambil ngemil jengkol. “Sambil minum mereka menjadikan jengkol sebagai kudapan,” ucapnya.

Kapolres mengatakan keterangan itu didapat dari pemeriksaan awal penyidik. Pasalnya, beberapa saksi yang diperiksa menyebut selain minum miras para korban makan jengkol.

Selain keterangan saksi, juga didapat keterangan dari pemeriksaan awal yang dilakukan petugas. Di antaranya ada bau makanan khas itu terus keluar dari mulut dan dubur korban.

“Namun pemeriksaan lebih mendalam masih terus kami lakukan, untuk bukti penyelidikan,” ucapnya.

Usai meminum miras oplosan yang dicampur jengkol, enam orang dilarikan ke rumah sakit Minggu (8/10) lalu. Nahas, empat orang di antaranya meregang nyawa Selasa (10/10) malam.

Sambil menunggu hasil autopsi, polisi terus mendalami penyebab pasti kematian keempat korban. Sementara dua korban lainnya hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. (marolop)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015