Akurindo Siap Memajukan Koperasi UKM Indonesia

Jumat, 27 Okt 2017

EmirHasto-640x417

JAKARTA (Pos Sore) – Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat Indonesia (Akurindo) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I Akurindo 2017, di Jakarta. Dalam Rakornas I Rancangan Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART) pun disahkan.

Rakornas Akurindo ini dihadiri sekitar 100 orang dari 30 provinsi di Indonesia. Mereka merupakan pelaku UMKM dari berbagai jenis usaha, seperti kerajinan, furnitur, dan kuliner. 

Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Abdul Kadir Damanik, yang membuka Rakornas ini, mengapresiasi kehadiran Akurindo dalam pemberdayaan UMKM di Indonesia.

“Karena memajukan UMKM bukan hanya menjadi tanggungjawab Kemenkop dan UKM saja, melainkan tanggungjawab kita semua termasuk Akurindo. Apapun bentuknya, UMKM perlu bersatu agar lebih kuat untuk naik kelas,” tegas Damanik, di Jakarta, Kamis (26/10).

Damanik memaparkan sejumlah program strategis Kemenkop UKM bisa disinergikan dengan Akurindo. Sebut saja pembiayaan melalui LPDB KUMKM, izin usaha mikro kecil (IUMK), pengurusan hak cipta hasil kerjasama dengan Kemenhukham, Nomor Induk Koperasi (NIK) bila UMKM ingin tergabung dalam wadah koperasi, dan sebagainya.

“Intinya, kami berharap kehadiran Akurindo dapat memperkuat Kemenkop UKM dalam memberdayakan koperasi dan UMKM di Indonesia. Kami mengharapkan partisipasi dari masyarakat seperti Akurindo ini dalam mengembangkan UMKM di Indonesia,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya memiliki program-program pelatihan, khususnya mengenai kewirausahaan. Salah satu target Kemenkop UKM adalah menumbuhkan rasio kewirausahaan nasional yang saat ini sudah mencapai 3,1%.

Ketua Panitia Rakernas I Emir Moeis, menyatakan, keberadaan organisasi ini diharapkan dapat memperkuat dan menumbuhkembangkan UMKM guna mendukung perekonomian nasional berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Langkah tersebut dilakukan dengan memberikan akses pembiayaan, pendampingan, pembukaan jaringan dan pasar. “Semua dilakukan dengan digital. Kita ingin UMKM maju dan dapat mengikuti perkembangan jaman,” kata dia

AKURINDO sendiri hadir untuk menumbuhkembangkan UMKM dalam rangka membangun perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan dengan berazaskan Pancasila. Adapun visinya: memperkuat dan membentuk jaringan UMKM. 

Emir Moeis menambahkan, kehadiran Akurindo juga untuk memperkuat posisi UMKM dengan memberikan akses pembiayaan, pendampingan, hingga pembukaan jaringan dan pasar.

“Jaman sudah berubah di era serba digital ini. Banyak pasar konvensional ambruk tergerus pesatnya pasar online. Karena itu, kehadiran Akurindo untuk membantu UMKM di seluruh Indonesia mampu menangkap peluang di pasar online,” tandas Emir.

Akurindo, lanjutnya, sudah memiliki TanyaEko, semacam direktori UKM Indonesia berbasis online. Mulai dikembangkan sejak Desember 2016, TanyaEko sudah memiliki member sekitar 700 pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

“UMKM tidak bisa menghindar dari kemajuan jaman ini. UMKM harus bisa menghadapi tantangan dan menjadikannya sebagai satu peluang. TanyaEko akan terus kita kembangkan hingga mampu memiliki aplikasi sampai payment,” ujarnya.

Emir meyakinkan para UMKM di Indonesia untuk tidak perlu takut akan perubahan jaman menuju era digitalisasi ekonomi. Yang harus kita ingat adalah setiap perubahan zaman akan ada peluang bagi UMKM.

Menurut Emir, Akurindo akan bergerak hingga ke daerah-daerah untuk mempopulerkan pemasaran online ini. Pihaknya akan membuat pelatihan-pelatihan di daerah terkait itu.

“Dan yang tak kalah penting adalah mengedukasi UMKM di daerah akan pentingnya hak cipta. Jangan sampai setelah publish secara online atau ikut pameran di luar negeri, produknya dibajak pihak lain,” tandasnya.

Rakornas 1 Akurindo dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus Periode 2017-2022. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015