Menkop UKM Beri Penghargaan 13 Koperasi Besar Berkinerja Baik

Senin, 30 Okt 2017

IMG-20171030-WA0039

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri Koperasi UKM AAGN Puspayoga memberikan penghargaan kepada 13 koperasi berkinerja mononjol. Baik dari sisi pengelola aset terbesar, volume usaha terbesar, CSR terbaik, dan IT terbaik.

Penghargaan itu diberikan di sela-sela peluncuran buku ’100 Koperasi Besar Indonesia 2017′, yang diterbitkan Majalah Peluang, di Jakarta, Senin (30/10). Peluncuran buku ini bertujuan untuk menunjukan koperasi berkualitas di tingkat nasional.

Mewakili Puspayoga, Deputi bidang Kelembagaan Kemenkop UKM Meliadi Sembiring, mengatakan, pihaknya sudah memiliki program reformasi total koperasi, yang meliputi rehabilitasi, reorientasi, dan pengembangan.

“Revitalisasi itu intinya bagaimana kita menempatkan koperasi kembali ke jalur yang benar. Jadi kita membina koperasi-koperasi, kita benahi, yang kita sebut pertama adalah penataan data koperasi,” jelas Meliadi.

Program tersebut guna menunjang pertumbuhan koperasi yang berkualitas. Menurutnya, koperasi-koperasi ke depan harus mampu mengembangkan koperasinya dengan mengutamakan kualitas.

“Ini adalah suatu kegiatan yang menunjukkan koperasi di Indonesia ini banyak yang berkualitas,” tuturnya.

Bisnis koperasi kini dinilai sebagai usaha yang masuk ke dalam kategori usaha skala besar, dan mampu bersaing dengan usaha swasta. Bahkan saat ini, sudah ada koperasi yang mampu mendulang aset lebih dari Rp 7 triliun dan volume usaha lebih dari Rp 5,7 triliun.

Hal tersebut dibuktikan dengan diluncurkannya buku ’100 Koperasi Besar Indonesia 2017′. Berdasarkan hasil survey yang dilakukannya selama dua tahun terakhir oleh Majalah Peluang, bisnis koperasi skala besar terus tumbuh di berbagai daerah di tanah air.

Irsyad Muchtar, sebagai penulis buku ’100 Koperasi Besar Indonesia 2017′ mengungkapkan, koperasi berskala justru berkembang di kota-kota yang terbilang relatif kecil.

Irsyad menambahkan, koperasi saat ini sudah banyak dipimpin oleh kaum muda berusia 24,6 tahun. Selain itu, kemampuan koperasi untuk tanggap dengan perubahan teknologi yang berkembang kini juga menggembirakan.

“Hampir semua koperasi besar, kini familiar dengan teknologi informasi. Bahkan banyak koperasi yang membangun jaringan usahanya berbasis digital dan melakukan transaksi online, sebagaimana layaknya perbankan,” tandas Irsyad yang juga sebagai Pemimpin Redaksi Majalah Peluang.

Sebagai Ketua Pelaksana acara Launching buku ’100 Koperasi Besar Indonesia 2017′, Yuni Hegarwati mengatakan, ini adalah ketiga kalinya buku tersebut diterbitkan, dan dapat menjadi referensi dalam memahami bisnis.

“Melakukan kunjungan ke berbagai koperasi besar dan hasilnya adalah sebagaimana yang kita saksikan. Ini juga berkat kerja sama yang baik dengan beberapa pihak,” kata Yuni dalam kesempatan yang sama.

Adapun 13 koperasi penerima penghargaan tersebut di antaranya adalah Kopdit Lantang Tipo,KSPPS UGT Sidogiri, Koperasi Setia Bakti Wanita Surabaya, Kisel Jakarta, Kospin Jasa Pekalingan Jawa Tengah, dan Koperasi Pusat Susu Bandung Utara Lembang.

Selain itu, Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia, Koperasi Astra Internasional, Koppas Srinadi, Kopdit Keling Kuman Sintang Kalbar, Koperasi Agro Niaga Jabubg Malang Jawa Timur, Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama Bogor Jawa Barat, Healthcare Mandiri Jakarta.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Kemenkop UKM Agus Muharram, Deputi Pengawasan Kemenkop UKM Suparno, Perwakilan 100 Koperasi besar, Direktur Utama LLP-KUKM Emilia Suhaimi, serta Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015