Beasiswa ke Belanda untuk Kota Pelajar, Yogyakarta

Kamis, 2 Nov 2017

IMG-20171101-WA0016

JAKARTA (Pos Sore) — Direktur The Netherlands Education Support Office (Nuffic NESO Indonesia), Peter van Tuijl, mengajak warga Yogyakarta untuk melanjutkan studi di Belanda dengan beasiswa StuNed.

Beasiswa dari pemerintah Belanda ini ditawarkan khusus bagi warga Indonesia, untuk mendukung kerjasama pemerintah kedua negara. Karena salah satu persyaratannya adalah diterima di universitas Belanda terlebih dulu.

“Silakan mulai mendaftar ke universitas tujuan,” demikian diungkapkan Peter dalam acara Holland Scholarship Info Session, yang diselenggarakan di Kantor Pusat Fakultas Teknik (KPFT), Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta, kemarin.

IMG-20171101-WA0018

Acara yang dipadati sekitar 120 mahasiswa dan profesional muda ini memaparkan informasi tentang kuliah di Belanda, beserta peluang beasiswanya, terutama program beasiswa StuNed.

Dalam kesempatan yang sama, I Made Andi Arsana, Kepala Kantor Urusan Internasional UGM, menyambut baik acara ini diselenggarakan di UGM. Ini kesempatan yang langka, karena hadirin mendapatkan informasi langsung dari sumbernya dari Jakarta.

“Ada banyak kesempatan beasiswa, silakan mencermati bagaimana mengakses beasiswa tersebut,” demikian ungkapnya.

Lebih lanjut, Peter menyatakan, Belanda memiliki deretan universitas dengan kualitas terbaik nomor empat di dunia. Salah satu tolok ukurnya, sudah 19 warga Belanda meraih Nobel, yang menunjukkan keunggulan riset universitas Belanda.

“Pilihan program studinya juga banyak. Lebih dari 2.100 program studi internasional dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya. Ditambah lagi, ada kesempatan bagi alumni Belanda untuk mencari pekerjaan di Belanda sampai dengan tiga tahun setelah lulus,” urainya.

Saat ini ada sekitar 1.500 mahasiswa Indonesia dari berbagai tingkatan studi di Belanda. Untuk pendanaan, tidak harus dari biya sendiri, karena tersedia berbagai beasiswa ke Belanda, antara lain StuNed.

IMG-20171101-WA0015

StuNed, singkatan dari Studeren in Nederland, atau diterjemahkan sebagai studi di Belanda merupakan beasiswa penuh, yang membiayai seluruh kebutuhan studi.

Koordinator Beasiswa Neso, memaparkan lebih rinci mengenai beasiswa ini. Pendaftaran untuk program master dan short course sudah mulai dibuka. Yang penting diingat, StuNed adalah beasiswa berbasis prestasi yang berfokus pada keunggulan (keunggulan akademik, jenjang karir, penghargaan dan prestasi penting lain) dan keterkaitan dengan area prioritas kerjasama bilateral antara Belanda dan Indonesia.

Adapun keempat area tersebut adalah perdagangan internasional, keuangan, ekonomi; transportasi dan (Agro)logistic; infrastruktur, keamanan dan penegakan hukum; serta agro-pangan dan holtikultura.”

Tenggat pendaftaran untuk tahun depan adalah 15 Maret untuk program Master, dan 7 Januari untuk Short Course. Selain harus memiliki surat penerimaan dari universitas di Belanda, kandidat harus memiliki skor IELTS minimal 6 untuk master, serta IELTS minimal 5,5 untuk short course. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015