Menjelang Hari Natal 2017 dan Tahun Baru 2018

Merajut Persatuan Dalam Kebhinekaan Dari Ufuk Timur

Minggu, 12 Nov 2017
Sebagian Anggota Panitia Yang Baru Terbentuk

JAKARTA ( Pos Sore) — Menjelang perayaan Hari Natal t2017 dan Tahun Baru 2018, kelompok pecinta kota Jayapura yang tergabung dalam Group Whatsapp ‘Saya Cinta Jayapura’ (SCJ) membentuk kepanitiaan yang terdiri dari lintas agama.

Dengan mengusung thema ‘Merajut Persatuan Dalam Kebhinekaan Dari Ufuk Timur’ kelompok SCJ berkomitmen untuk tetap berada dalam kebersamaan meskipun terdiri dari berbagai agama dan keyakinan.

SCJ adalah komunitas pengguna Whatsapp yang pernah dan masih berdomisili di Jayapura baik sejak era penjajahan Belanda, Pembebasan Irian Barat melalui Trikora (1964), Penentuan Pendapat Rakyat/Pepera (1969) dan era Pemerintahan Republik Indonesia (1964 – Sekarang).

Salah satu pendiri SCJ, Endang Rasawaty, usai Rapat Pembentukan Panitia Perayaan Hari Natal Bersama 2017 dan tahun Baru 2018 mengatakan, SCJ dalam eksistensinya di tengah masyarakat selalu berupaya tampil bersama-sama (lintas agama dan keyakinan – Red) baik dalam event perayaan hari-hari besar keagamaan maupun kegiatan sosial lainnya.

“Tidak ada batas bagi kami dalam merajut kebersamaan sebagaimana thema yang kami emban di group WA ini,” tuturnya di Wisma Diklat Karya Jasa, Ciloto, Minggu (12/11).

Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November 2017 dan goncangan perpecahan serta egoisme yang tengah melanda bangsa ini, katanya, SCJ sebagai generasi penerus para pejuang bangsa bertekad untuk bangkit dari ufuk timur memberikan nuansa kecerahan dalam kebhinekaan mengisi kemerdekaan bangsa.

Kepanitiaan yang baru terbentuk itu, diketuai oleh Jeffri Kiroyan, dibantu dua wakil ketua Ricky Dajoh dan Lucy Umbas, Sekretaris Endang Loetfi dan Rexmaidepa sedangkan Bendahara dipegang oleh Lia Soenoko dibantu wakilnya Susilowaty Syafruddin. Kepanitiaan dilengkapi beberapa seksi termasuk seksi Peribadatan. (hasyim)