13 C
New York
19/04/2021
Aktual

Termakan Mitos, Jokowi Santap Duren Medan

POSSORE – ’’Kata orang-orang, kalau ke Medan dan tak makan durian, serasa ada yang kurang. Semalam, saya menikmati lezatnya durian Medan bersama ibu, anak dan cucu,’’ demikian Presiden Joko Widodo melalu akun face book-nya, Minggu pagi.

Inilah sisi humanis seorang presiden yang juga adalah manusia biasa. Usai mengikuti prosesi acara adat perkawinan sang putri, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution, sepanjang Sabtu kemarin (25/6) yang mungkin terasa meletihkan, Jokowi – sapaan akrabnya – sepertinya tak mau lepas dari acara ‘’wajib makan durian’’ di kota Medan yang kini cenderung sudah menjadi mitos itu. Acara wajib makan durian di Kota Medan itu kini juga merupakan bagian pengisi acara santai setiap pendatang ke kota itu.

Untuk kesekian kalinya Presiden Joko Widodo berkunjung ke wilayah Sumatera Utara. Kunjungan kali ini disertai sejumlah anggota keluarga secara lengkap. Karena selain melakukan sejumlah kunjungan kerja, Presiden juga wajib mengikuti prosesi acara adat perkawinan sang putri, yang antara lain diisi acara kirab budaya, dengan lebih dulu memboyong tujuh kereta kencana dari Solo.

Pesta adat ini adalah kelanjutan dari acara akad nikah di Solo beberapa waktu lalu, yang paitianya adalah keluarga pihak laki-laki.

Sebelum mengikuti acara adat, Presiden melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah di provinsi itu, antaranya meresmikan Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara menjadi Bandara Internasional, Jumat (24/11), dan membagikan Sertifikat Tanah dan KIP di Kabupaten Langkat, Sumut. Lalu Presiden juga meninjau pusat perbelanjaan Sun Plaza, Medan.

Peresmian Bandara Silangit ditandai dengan penabuhan Gondang Batak sambil diikuti prosesi mantortor. Dalam arahannya, Presiden Jokowi mengatakan, kehadiran Bandara Silangit diharapkan mampu menjadi gerbang kemakmuran bagi suku-suku Batak.

Seperti cuitannya melalu akun IG, Jokowi menulis, di Silangit, ada yang menyalami saya dan berkata: “Pak, saya Siregar, Pak.”

Ada juga yang mengenalkan diri sebagai Nasution. ‘’Sekarang saya sudah menjadi keluarga besar Batak setelah putri saya Kahiyang bersuamikan Nasution dan menerima marga Siregar.’’

Sementara terkait dengan acara adat yang diikuti, Jokowi mengatakan, ajar poda (nasihat) sebagai orang tua untuk ananda Muhammad Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu Siregar, dalam menjalani kehidupan ke depan. Semoga bermanfaat juga untuk kita semua.

Dari Bandara Silangit Internasional, Jokowi bertolak menggunakan helikopter Super Puma VVIP milik TNI AU, didampingi Menko MaritimLuhut Binsar Panjaitan dan beberapa menteri lainnya.

Di Langkat Presiden disambut Bupati Langkat Ngogesa Sitepu serta unsur pimpidan daerah lainnya. Di sana Jokowi membagi Sertifikat Tanah untuk masyarakat Langkat serta ‘Kartu Sakti’ Indonesia Pintar dan Program Keluarga Harapan.

Di sana pemerintah sekaligus membagikan 9.000 surat tanah dengan rincian 3.250 untuk warga Deliserdang, 2.000 untuk warga Medan dan 750 untuk warga Binjai dan 300 untuk warga Langkat.

Joko Widodo berharap agar masyarakat penerima sertifikat tanah bisa memanfaatkan tanah yang sudah mereka miliki untuk kesejahteraan mereka. “Mohon dimanfaatkan (tanah) untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat kita ,” katanya, di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Jumat.

Jokowi menambahkan, agar masyarakat mengelola dan merawat tanah yang telah mereka miliki untuk generasi selanjutnya. “Tolong dijaga dengan baik agar ada ada warisan untuk anak cucu kita,” katanya.

Selain membagikan Sertifikat Tanah, Presiden juga membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan di Gedung Serbaguna Manunggal Langkat Berseri, Stabat.Joko Widodo membagikan 1628 KIP dan 500 kartu Program Keluarga Harapan. (lya)

Related posts

Gali Potensi Thorium, BATAN Cari Pinjaman Lunak

Tety Polmasari

The web site design method in 7 easy steps

Tety Polmasari

Fraksi PKS Gelar FGD Hari Aspirasi F-PKS

Tety Polmasari

Leave a Comment