4.5 C
New York
25/02/2021
Aktual

Penyebar Hoax Terancam 20 Tahun

Possore.com — Kapolres Jaktim Kombes Yoyon Tony Surya Putra, Selasa (15/5) mengungkapkan, pihaknya menetapkan pria berinisial MIA (25) sebagai tersangka penyebarkan hoax soal teror di Gereja Santa Anna, Duren Sawit, Jakarta Timur, yang membuat masyarakat resah.

Saat jumpa pers di Mapolres Jaktim, Yoyon menambahkan polisi menetapkan pasal berlapis kepada MIA. MIA terancam pidana maksimal penjara seumur hidup.

Yoyon menunjuk pasal 45 jo Pasal 29 UU No 19/2016 tentang informasi transaksi elektronik. Di samping itu, juga diterapkan UU tentang pemberantasan tindak pidana teroris Pasal 6 dan Pasal 7 dengan ancaman hukuman bisa capai 20 tahun, bahkan seumur hidup.

Berkaca dari kasus ini, Yoyon berpesan kepada warga agar tidak mudah menyebarkan hoax. Menurut Yoyon, hal-hal yang dilakukan MIA ini membuat warga resah dan menimbulkan ketakutan.

“Saya imbau di tengah suasana seperti ini, kondisi situasi banyak kejadian terkait teror bom mari kita ciptakan suasana yang sejuk dan aman, nyaman. Tidak hanya polisi, seluruh masyarakat harus ikut lakukan,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, MIA menelepon petugas Polsek Duren Sawit pada Senin (14/5) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat menelepon polisi, MIA mengatakan ada sebuah mobil yang melemparkan benda mencurigakan di Gereja Santa Anna.

Tim Gegana juga melakukan sterilisasi di lokasi tersebut. Berdasarkan hasil penyisiran, lokasi tersebut dipastikan aman. Kabar itu dipastikan hoax.(lya)

Related posts

Kreasi Minuman Buah Sambut Lebaran

Tety Polmasari

Bicara Buku, Di Balikpapan Hetifah Tekankan Literasi di Sekolah

Tety Polmasari

Jalan Santai dan Belly Dance Permudah Proses Ibu Melahirkan

Tety Polmasari

Leave a Comment