16.4 C
New York
02/06/2020
Aktual Kesra

Didukung NICHE, ITB Buka Program Studi Logistik

BANDUNG (Pos Sore) -– Indonesia membutuhkan setidaknya 5000 profesional bidang logistik setiap tahunnya. Jumlah tersebut guna meningkatkan kinerja logistik di Indonesia. Dan tanpa logistik, ekonomi tidak akan bergeliat. Begitu presentasi Prof. Senator Nur Bahagia.

Menyadari hal ini, Institut Teknologi Bandung (ITB) mengumumkan dibukanya Program Studi Logistik. Prodi yang tergabung dalam Fakultas Teknik Industri tersebut hasil kerjasama dengan Perguruan Tinggi Perkapalan dan Transportasi (STC Group) yang mendapat dukungan Netherlands Initiative for Capacity development in Higher Education (NICHE).

Penutupan proyek pembentukan progam studi sarjana bidang logistik di ITB, pembentukan Dewan Penasihat Pendidikan Logistik, dan peluncuran laboratorium Logistik ITB, dilakukan Jumat (31/8). Dihadiri sejumlah praktisi terkemuka bidang logistik yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi dan pelaku usaha industri logistik.

Kedua institusi telah bekerjasama dalam memperkuat kapasitas pendidikan dan penelitian bidang logistik di Indonesia didukung oleh Netherlands Initiative for Capacity development in Higher Education (NICHE).

Dimulai pada 2014 dengan pendanaan penuh dari pemerintah Belanda, proyek ini telah melibatkan mitra strategis dari Belanda dan Indonesia, Nuffic sebagai lembaga koordinator, dan konsorsium mitra pelaksana yang terdiri dari Institut Teknologi Bandung, STC Group, Delft University of Technology, Eindhoven University of Technology, Erasmus University Rotterdam.

“Kami sangat senang dengan didirikannya prodi sarjana bidang Logistik di Fakultas Teknologi Industri – ITB, mengingat adanya kebutuhan nyata pendidikan formal dalam bidang logistic,” kata Prof Deddy Kurniadi, Dekan Fakultas Teknologi Industri ITB.

Melcher Klink, Penasihat Senior Kebijakan Ekonomi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia mengatakan tanpa logistic, ekonomi tidak akan bergeliat. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mempromosikan prodi tersebut agar bidang logistik terlihat lebih menarik.

Nanya Burki, Kepala Pengembangan dan Kerjasama atas nama Nuffic Neso Indonesia menambahkan dibukanya prodi logistik menjadi harapan akan ketersediaan sumber daya manusia berkualitas tinggi bidang logistik, yang akan memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja logistik di Indonesia.

Albert Bos, Direktur STC Group dalam sebuah pernyataan penutup menyimpulkan kegembiraannya dengan capaian proyek ini. “Kami berharap dapat melanjutkan kolaborasi intensif seperti ini di masa yang akan dating,” katanya.

Inisiatif Belanda untuk Pengembangan Kapasitas Perguruan Tinggi (NICHE) adalah program kerjasama pembangunan yang didanai oleh pemerintah Belanda. Dengan meningkatkan kapasitas perguruan tinggi dan pendidikan dan pelatihan teknik dan kejuruan (TVET) yang berkelanjutan di negara-negara mitra, maka akan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi dan pengurangan kemiskinan. (tety)

Related posts

Kemeriahan Perayaan Hari Batik Nasional di Thamrin City

Tety Polmasari

The most up-to-date Steel Media Reviews Supply by china manufacturer

Tety Polmasari

FOX Movies Premium Rebranding jadi FOX Movies

Tety Polmasari

Leave a Comment