16.4 C
New York
02/06/2020
Aktual

Kemenkop UKM Ajak Pemda Ikut Sosialisasikan Program KUR

JAKARTA (Pos Sore) — Guna mendukung upaya percepatan penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat) pada 2018 di 20 provinsi, Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng pemerintah daerah untuk turut serta menyosialisasikan program tersebut, yang disertai pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengakses KUR.

Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati, mengungkapkan, saat ini realisasi sosialisasi KUR hingga September 2018 baru sampai di 9 propinsi dengan peserta 450 Koperasi dan UKM. Di antaranya, propinsi Sumatera Utara, Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan Bali.

“Target penyaluran KUR pada 2018 senilai Rp 123,56 Triliun, sampai agustus ini sudah terserap sebesar Rp 87,58 Triliun (70,88%) yang disalurkan melalui Lembaga Keuangan Penyalur ke 3.324.645 orang,” kata kepada wartawan di Jakarta, Jumat (28/9).

Upaya lain yang dilakukan Kemenkop dan UKM dalam menjaga komitmen memperluas jangkauan KUR adalah dengan menurunkan suku bunga dari 9% menjadi 7%.

Selain melalui perbankan, sejak tahun lalu, sudah ada dua koperasi penyalur KUR: Kospin Jasa sebesar Rp 55 M dan KSP Kopdit Obor Mas sebesar Rp 150M.

“Realisasi 70,88% itu tersebar pada 5 sektor, yaitu sektor perdagangan, sektor pertanian, sektor perkebunan, sektor kehutanan, sektor jasa, sektor industri pengolahan dan sektor perikanan,” jelas Yuana.

Dalam rangka pendampingan KUR tahun 2018, Deputi Pembiayaan juga telah merekrut 314 orang tenaga pendamping (non PNS). Sampai agustus 2018, telah diterima laporan hasil pendampingan sebanyak 7.760 UMKM yang telah didampingi dengan realisasi akad kredit (KUR) mencapai Rp 79,3 M (64,98%) dari total pengajuan sebesar Rp 122 M. (tety)

Related posts

MIX Marketing Gathering: Ketika Jurnalis Ngomongin Brand di Era Digital

Tety Polmasari

BMKG: Hari Idul Fitri Diprediksi Hujan

Tety Polmasari

Diduga Depresi, Akiang Tewas Loncat di Mall

Tety Polmasari

Leave a Comment