Prabowo: Saya Bangga Islam di Indonesia Damai dan Mempersatukan.

Possore.com — Reuni akbar alumni 212 tahun ini betul betul luar biasa dan di luar perkiraan banyak pihak sebelumnya. Jika tahun 2017 lalu — saat Reuni I dilakukan — massa yang hadir mencapai 4 juta orang, Reuni tahun ini diperkirakan jauh lebih besar dari jumlah massa tahun lalu.

Acara reuni itu sendiri berakhir sebelum waktu shalat zuhur tiba, Sekitar pk 11.10 WIB. Acara yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat ini secara resmi memang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB.Namun massa yang datang berduyun duyun sudah sejak pk.03.00 dinihari.Point pokok yang dapat dikatakan sangatpenting mengisi acara reuni 212 ini adalah pidato Imam Besar Habib Rizieq Shihab (HRS) yang diperdengarkan kendati sang imam sendiri masih berada di Makkah.

Di bagian penghujung pidatonya, HRS meminta para mujahid/mujahidah 212 menjadikan setiap tanggal 2 Desember sebagai ijtimak ulama, hari berkumpulnya umat untuk kebangkitan persaudaraan dan persatuan.

Setelah bicara tentang keadaan negeri yang menurutnya carut marut, HRS mengajak umat untuk melakukan perubahan, yang menurut menurut HRS dalam waktu yang dekat ada di depan mata, yaitu tahun 2019 di mana Pileg dan Pilpres digelar.

Penutupan acara reuni akbar 212 dilakukan selepas Habib Bahar bin Smith menyampaikan pidatonya. Bersama pembicara lainnya Habib Bahar memimpin peserta untuk bershalawat dan mengucapkan hamdalah bersama.

Ia juga mengimbau para peserta tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menginjak rumput. “Silakan kembali ke rumah masing-masing dengan tertib dan damai. Jangan lupa sampahnya dibuang ke tempatnya, rumput jangan sampai diinjak,” ujar Bahar. “Sampai jumpa pada acara reuni tahun depan,” lanjut dia. Para peserta reuni pun mulai membubarkan diri.

Sejumlah tokoh menghadiri reuni akbar itu antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mantan Ketua MPR Amien Rais, politisi PKS Hidayat Nur Wahid, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Prabowo sendiri ketika diberi kesempatan untuk pidato hanya mengucapkan terimakasih kepada panitia yang telah mengundang dirinya. Dia menyatakan tak akan menyampaikan pidato karena pada acara Reuni Akbar 212 ini tidak boleh berkampanye.

”Ini kehormatan bagi saya, ini kebanggaan bagi saya, saya bangga melihat jutaan rakyat Indonesia, jutaan umat Islam, jutaan tapi damai, tertib.”

”Tadi saya datang dari Kebayoran, saya lihat keluarga-keluarga jalan dengan tertib, menggendong anaknya, tertib, damai, luar biasa, saya bangga sekali hari ini. Saya bangga sebagai anak Indonesia, dan saya bangga sebagai muslim di Indonesia.”

”Muslim kita adalah yang damai, hari ini kita dihadiri oleh kawan-kawan dari agama lain, dari suku lain, dari ras macem-macem. Kita bangga karena Islam di Indonesia adalah Islam yang mempersatukan dan bersatu, dan akan menjaga perdamaian dan kedamaian semuanya.”

Sekitar pukul 09.00 WIB, Prabowo bersama Gubernur DKI Anies Baswedan meninggalkan kawasan Monas dengan pengawalan ketat para petugas keamanan reuni akbar 212. (lya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!