Perkuat Kemitraan, Jamkrindo Syariah Adakan Gathering Agen Penjaminan

JAKARTA (Pos Sore) — Kesuksesan Jamkrindo Syariah (Jamsyar) dalam pencapaian targetnya tidak lepas dari peran para agen dan mitra kepercayaan yang juga berhasil dalam memenuhi targetnya.

Karenanya, Jamsyar setiap 3 bulan rutin mengadakan Gathering Agen Penjaminan sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan yang sudah diberikan selama ini. Terlebih kepercayaan dari para mitra bisnis juga terus berkembang.

“Kita berusaha secara bersama mewujudkan Jamsyar yang pertumbuhan selalu bernilai positif, tentunya bersama agen dan mitra kepercayaan. Tak hanya Jamsyar yang sukses, agen juga harus sukses,” kata Plt Direktur Utama Jamkrindo Syariah Gatot Suprabawa, di Jakarta, Kamis (14/3) malam.

Dalam gathering yang dihadiri sekitar 25 agen penjaminan, ini pihak Jamsyar tidak sekedar bertemu dan beramah tamah, tetapi juga memberikan award kepada sejumlah agen yang dinilai memiliki kinerja yang baik.

“Para agen juga diberikan materi bagaimana menjadi agen penjaminan yang berkualitas dan bisa dipercaya masyarakat, bukan hanya sekedar nama,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Jamkrindo Syariah juga menyerahkan apresiasi kepada agen yang berhasil mencapai target perolehan laba berupa sepeda motor, paket umrah dan televisi 55 inch.

Gatot mengakui selain berbagai inovasi bisnis yang dijalankan, pencapaian pertumbuhan yang istimewa tersebut tidak terlepas dari dukungan para mitra dan agen di daerah.

Mereka dinilai telah menjadi kepanjangan tangan Jamsyar di daerah yang berkontribusi pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk penjaminan Jamrindo Syariah.

Ia menambahkan, sebenarnya banyak agen penjaminan yang ingin bermitra dengan Jamsyar, namun tetap saja harus mengedepankan proses seleksi.

Mitra Jamsyar yang kian bertambah ini, menandakan Jamsyar berhasil menanamkan kepercayaan kepada masyarakat juga mitra bisnis akan produk penjaminan berbasis syariah.

Terlebih pemerintah melalui Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) juga berkomitmen agar syariah berkembang di masa mendatang. Dan, tentu saja ini menjadi satu peluang.

“Saya berharap kemitraan yang sudah berjalan dengan baik ini dapat kita jaga. Tanpa adanya konflik-konflik yang akan menjaga kita. Konflik akan memunculkan benih-benih kehancuran,” tandasnya.

Gatot menambahkan, Jamkrindo Syariah di usianya yang baru ke-4 tahun atau jalan ke-5 tahun, dinilainya sudah cukup dewasa. Terbukti dari terus berkembangnya kepercayaan dari para mitra.

Menurutnya, kondisi perkembangan penjaminan syariah terkini membuka peluang di masa depan. Prospek penjaminan makin terbuka luas dan banyak peluang yang tercipta.

“Kita hanya ingin menciptakan kondisi pertumbuhan yang positif yang memuaskan banyak pihak. Kepuasan menjadi kata kunci kesuksesan,” tandasnya.

Ia mengungkapkan, pada Desember 2018, kinerja Jamkrindo Syariah sangat istimewa. Dengan mencatat pertumbuhan laba sebesar Rp22 miliar, jauh melampaui target atau 116,24% dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2018. Sementara itu, pendapatan imbal jasa mencapai Rp295 miliar dari target Rp190 miliar.

“Ini menunjukkan bisnis syariah tetaplah bisnis yang berlandaskan syariah dan amanah,” ujarnya, yang didampingi Direktur Keuangan, SDM dan Umum Jamkrindo Syariah Endang Sri Winarni.

Gatot melanjutkan, tahun ini Jamsyar mendapatkan penambahan modal sebesar Rp150 miliar, penambahan modal yang sama pada 2018. Jadi total penambahan modal sebanyak Rp300 miliar. “Jika ditambah dengan modal awal Rp250 miliar dan dana cadangan, maka modal Jamsyar mencapai sekitar Rp600 miliar,” katanya.

Dengan adanya penambahan modal ini, Jamkrindo Syariah menargetkan perolehan laba bersih sebesar Rp 36,22 miliar hingga akhir 2019. Jumlah tersebut lebih tinggi 50% dibanding perolehan laba tahun 2018 yang ‘hanya’ mencapai Rp 24 miliar.

Kenaikan laba ini diperoleh dari kenaikan bisnis volume penjaminan dan imbal jasa kafalah sebesar masing-masing 35% secara year on year (yoy).

“Perolehan laba tersebut menjadikan Jamsyar mencatat bertumbuhan istimewa hingga 200 persen per Desember 2018. Ini adalah pencapaian yang sangat istimewa,” ujarnya.

Selain menargetkan kenaikan laba bersih hingga 50 persen pada 2019, PT Jamkrindo Syariah juga menargetkan kenaikan imbal jasa kafalah Rp383 miliar dan volume penjaminan Rp28,32 triliun sampai akhir 2019.

Untuk mencapai target-target tersebut, Jamsyar akan menerapkan penjaminan langsung melalui kontra bank garansi, penjaminan distribusi dan custom bond. PT Jamsyar juga akan menambah partner bank syariah minimal 5 mitra baru pada 2019 ini terutama dari kalangan BPD Syariah. (tety)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!