30 Tahun Adakan Mudik Gratis, Mujizat Bagi Sido Muncul

JAKARTA (Pos Sore) — Tradisi mudik gratis yang diadakan PT Sido Muncul Tbk masih bertahan hingga kini. Terbukti, pada Kamis (30/5), perusahaan jamu itu kembali memberangkatkan 12.000 pedagang jamu se-Jabodetabek pulang kampung menggunakan 189 bus.

Di saat perusahaan lain mulai sedikit demi sedikit menghilangkan mudik gratis yang sebelumnya pernah diadakan, Sido Muncul justeru semakin mempertahankan ‘tradisi’ ini. Bagaimana tidak, pada tahun ini mudik gratis yang diadakan Sido Muncul untuk ke-30 kalinya! Suatu bilangan waktu yang cukup panjang.

“30 kali mengadakan mudik gratis adalah mujizat bagi Sido Muncul. Kami sangat bersyukur setiap tahunnya bisa memberikan mudik gratis kepada para pedagang jamu. Kami senang bisa melihat antusiasme dan kebahagiaan para pemudik untuk pulang ke kampung halaman,” kata Irwan Hidayat, di Jakarta.

Meski jumlah pemudik yang ikut mudik gratis ini berkurang dibanding tahun sebelumnya, tak menyurutkan Sido Muncul untuk tetap melakukan mudik gratis yang rutin diadakan sejak 1991.

Menurut Direktur Sido Muncul, lrwan Hidayat menurunnya jumlah pemudik kali ini bisa jadi karena ekonomi para pedagang jamu yang semakin membaik. Belum lagi ada perusahaan lain yang melakukan tradisi yang sama.

Untuk mudik gratis kali ini sebanyak 114 bus diberangkatkan dari Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Kamis (30/5). Sedangkan bus lainnya diberangkatkan dari Tangerang, Bogor, Sukabumi, Cikampek, dan Bandung.

Acara pelepasan ini dihadiri beberapa pejabat seperti Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, Walikota Jakarta Timur, M Anwar, dan pejabat kepolisian serta pihak terkait lainnya.

Tidak hanya itu saja, Sido Muncul juga turut mengundang beberapa artis ibu kota untuk menghibur para pemudik, di antaranya Ussy Sulistyawaty, Baim Wong, dan Iko Uwais.

Irwan mengungkapkan, para pemudik diberangkatkan ke delapan kota tujuan, yaitu Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjarnegara, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, dan Gunung Kidul.

Sejak 1991 hingga saat ini terhitung Sido Muncul telah memudikkan 360.400 orang ke kampung halaman. Mudik Gratis Sido Muncul pertama kali dilaksanakan di lapangan Parkir Timur Senayan dengan menggunakan 17 bus diikuti oleh 1.200 pedagang jamu. Namun, beberapa tahun terakhir mudik bukan hanya para pedagang jamu ataupun jamu gendong, tetapi juga para pedagang asongan dan pekerja rumah tangga.

Penyelenggaraan Mudik Gratis Sido Muncul ini merupakan ide dari Jonatha Sofjan Hidajat yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama Sido Muncul. Pada awalnya, selama tiga tahun dari 1991 sampai 1993, kegiatan mudik dilakukan secara sederhana. Saat itu, yang mewakili direksi untuk melepas para pemudik adalah Marketing Manager Kris Irawan.

Pada 1994, Sido Muncul mulai menyelenggarakan Mudik Gratis secara terkonsep dan optimal dengan memberikan hiburan bagi para pemudik, mempromosikan produk-produk Sido Muncul pada bus, mengundang pejabat untuk melepas keberangkatan, serta mempublikasikan kegiatan Mudik Gratis dengan pedagang jamu. (tety)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!