22.8 C
New York
28/05/2020
Aktual Nasional

Atasi Kisruh PD, Hencky Luntungan Harus Bertanggung Jawab

 

 

Calon Ketua Umum Partai Demokrat Hencky Luntungan diapit, Waketum FKPD-PD Dr Subur Sembiring dan Pendiri PD Ricky Sofyan

JAKARTA (Pos Sore) — Hencky Luntungan, salah satu pendiri Partai Demokrat didesak oleh pendiri lainnya bertanggung jawab terkait gejolak internal yang terjadi saat ini. Karena Hencky di antara para pendiri dikenal sebagai pejuang yang pantang menyerah.

Para pendiri yang meminta pertanggungjawaban Hencky untuk ‘turun gunung’ itu adalah Prof. Budhi Santoso, Max Sopacoa, Prof. Rompas, Umar Said, Ricky Sofyan dan para pendiri lainnya. atas desakan tersebut, Hencky merasa terpangil serta menyelesaikan permasalahan dalam tubnuh partai berlambang Mercy itu dan berjanji akan berupaya mengangkat kembali marwah Partai Demokrat yang terus terpuruk 10 tahun terakhir.

“Saya sebagai pendiri kecewa dengan kondisi Partai Demokrat saat ini. Perjuangan kami sejak pertama kita maju dalam pilpres dan pileg sudah mampu memiliki tiket untuk persiapkan calon presiden, alhamdulillah itu sudah terjadi dan mampu mengantarkan putra terbaik pak SBY Presiden 2 periode, Tapi sekarang ?? ” kata Hencky Selasa (18/6).

Pernyataan itu dilontarkan saat memberikan arahan pada acara Deklarasi Kesiapannya untuk dicalonkan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat pada Kongres nanti.

Dia menjelaskan, dirinya terpanggil untuk maju dalam bursa calon ketua umum Parta Demokrat dalam waktu dekat ini. Ia merasa dorongan yang datang dari teman-teman seperjuangan menjadi modal utama dalam upaya menyelamatkan Partai Demokrat.

Sebagai pendiri, ia merasa punya beban moral apabila dorongan dari teman pendiri tidak diindahkan.

“Saya ‘memaksakan diri’ maju (caketum PD) oleh karena dorongan teman-teman dan adik-adik saya, pendiri dimana? maka saya haru menyampaikan ini kepada teman-teman pendiri dan disamping saya Pak Ricky Sofyan yang semua bisa kenal beliau, pengusaha yang sejak partai ini dibentuk, beliau yang paling banyak duit keluar. Dimeja saya sebagai sekretariat, saya mencatat semua dan ketika beliau dilupakan, beliau tidak pernah marah, dia bangga ketika partai ini menjadi besar dan semua pendiri bangga,” ujarnya lagi.

“Tapi ketika ada suara ribut-ribut tentang anjloknya suara partai Demokrat, tentang amburadulnya DPP, yang duluan telepon saya adalah Prof. Saragih. Apa sih pesannya? ‘kamu bertanggung jawab’. Sampai tadi malam, Prof. Rompas masih telpon saya, ‘kamu harus tanggung jawab.’ Jadi ada beban moril bagi saya ketika partai ini hancur dan beliau-beliau ini tahu saya tidak punya banyak uang tapi saya punya banyak teman.”

Sehingga, lanjut Hencky, muncul bahwa pendiri harus mencalonkan diri sebagai ketua umum. “Tentunya teman-teman pendiri memiliki sedikit kebanggaan walaupun belum sempurna, kenapa? kok kita seperti tersisih. Lalu ada pesan juga dari prof. Budi, jangan pernah lupa orang lama, libatkan orang lama dan kombinasikan dengan orang baru yang visinya sama. Ini persoalan sehingga muncul nama saya. Sebenernya hati saya ini iya dan tidak. Apakah saya punya uang apa tidak? tidak. ” ungkapnya.

Tak sampai disitu, sebagai tokoh yang terlibat langsung dalam pendiri Partai Demokrat, ia pun menceritakan kisahnya dalam membesarkarkan partai berlambang mercy tersebut.

“Tadi Pak Ricky ngomong ‘Brother, kita ini dirikan partai bukan ngumpul 10-20 orang, ada duit kah kita?  tidak ada’. Kita bentuk grand strategi. Disaat itu ketika Bang Yani berduet dengan saya, maka barang ini (Partai Demokrat – Red) jadi .”

Ia pun juga mempertanyakan persoalan Partai yang sejak kongres ke kongres AD/ART dilangkahi serta munculnya orang-orang baru yg ingin memecah para pendirinya.

Atas kondisi inilah, Hencky siap bertanggung jawab untuk mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum Partai Demokrat mendatang. “Deklarasi hari ini untuk menyatakan saya sebagai calon, saya tidak pernah menolak, jalankan! tidak perlu ribuan orang.

Awal pendirian Partai Demokrat dari Sahardjo sampai MT Haryono itu cuma delapan orang dan ketika sudah membumi dari Sabang sampai Merauke kita yang maju bersasma demngan kekuatan dana yang minim.”

“Sekarang, apakah pak SBY melihat itu atau sengaja ditutupi oleh seseorang bahwa hanya ada satu pendiri? oh No. Dan ketika kemarin ada yang bicara soal pemecatan Max Sopacua dan saya baca tentang riwayat partai demokrat, saya bilang kalau kita mau buka-bukaan pak SBY paling jago disitu dan seluruh penumpang gelap. Siapa orang lama yang ada di partai ini? ayo kita buka,” papar Hencky. (sim)

Related posts

Kemenkes Dorong Perusahaan Sediakan Tempat Laktasi

Tety Polmasari

Mencuri Sepatu di Gereja Babak Belur Dihajar Massa

Tety Polmasari

SBY Tak Mampu Bangun Komunikasi di Kabinet

Tety Polmasari

Leave a Comment