Dukung Pariwisata Indonesia, Institut STIAMI Adakan Festival Jalan Suprapto

JAKARTA (Pos Sore) — Minggu (30/6) pagi itu, jalan Suprapto, Jakarta Pusat, diramaikan oleh berbagai kegiatan. Masyarakat sekitar tampak terlihat memenuhi area tenda yang menjual aneka kebutuhan sehari-hari. Tak seperti biasanya.

Ada juga sejumlah anak yang begitu asyik mewarnai gambar di atas panggung. Celoteh-celoteh pembawa acara cukup menghidupkan suasana. Beberapa warga sekitar juga menerima santunan. Pagi yang riuh.

Rupanya, Institut STIAMI tengah menggelar Festival Jalan Soeprapto. Sebagaimana namanya, kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Soeprapto, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Festival yang digelar sejak pagi hingga siang hari tersebut diikuti oleh ribuan warga, alumni dan civitas akademika Institut STIAMI.

Wakil Walikota Jakarta Pusat Irwandi, hadir dalam kesempatan itu dan membuka secara resmi Festival Jalan Soeprapto yang baru pertama kalinya diadakan oleh Institut STIAMI. Sang pejabat pun menyatakan dukungan dan apresiasinya terhadap kegiatan yang dinilainya sarat dengan budaya Betawi.

“Ini adalah festival Jalan Soeprapto pertama yang kita gelar. Ke depan kita akan lebih bersinergi dengan Institut STIAMI untuk menggelar festival Jalan Soeprapto seperti halnya festival lain yang sudah ada,” kata Irwandi.

Ia pun berharap ke depan, festival Jalan Soeprapto akan digelar lebih besar dan lebih meriah lagi. Penyelenggaraannya akan dilakukan bersamaan dengan hari car free day, sehingga jumlah masyarakat yang terlibat dan jenis kegiatannya akan jauh lebih banyak.

“Tidak hanya kalangan civitas akademika dan warga sekitar kampus Institut STIAMI tetapi juga melibatkan sekolah-sekolah, lembaga, maupun suku dinas yang ada,” tandasnya yang menilai Institut STIAMI sebagai pelopor kegiatan yang sarat dengan kepariwisataan ini.

Wakil Rektor 4 Institut STIAMI Hasim Abdullah juga berharap festival Jalan Soeprapto dapat menjadi agenda tahunan Pemda DKI Jakarta khususnya Pemerintah Kota Jakarta Pusat. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu kegiatan pariwisata pemda.

Bagi Hasim, festival Jalan Soeprapto tidak sekedar kegiatan hiburan, ekonomi dan pariwisata. Tetapi ini sekaligus menjadi simbol kerjasama yang baik antara dunia pendidikan dalam hal ini kampus dengan masyarakat.

Sekretaris Utama Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Manajemen STIAMI Dedy Kusna Utama, yang juga Ketua Panitia Festival Jalan Soeprapto, Dedy Kusna Utama menjelaskan kegiatan festival Jalan Soeprapto digelar dalam rangka HUT Institut STIAMI ke-36 sekaligus HUT DKI Jakarta ke-492.

Tak heran, festival yang mengambil tema pendidikan dan kebudayaan tersebut lekat dengan nuansa Betawi. “Kami ingin bergembira bersama masyarakat untuk merayakan dua momen penting tersebut,” kata Dedy.

Selain itu, kegiatan festival Jalan Soeprapto juga dilakukan sebagai salah satu kontribusi mahasiswa Program Studi Pariwisata Institut STIAMI terhadap masyarakat. Program studi yang dibuka oleh Institut STIAMI sejak 2015 ini cukup mendapatkan hati masyarakat. Terbukti banyak masyarakat yang mendaftar untuk berkuliah di program studi ini.

STIAMI mendirikan prodi pariwista dengan harapan mampu menciptakan generasi-generasi muda bangsa yang nantinya dapat mengoptimalkan potensi pariwisata yang ada tersebut. STIAMI percaya tak lama lagi pariwisata akan menjadi program studi populer yang dapat membanggakan universitas maupun Indonesia

Dedy menambahkan, kegiatan Festival Jalan Suprapto ini juga sebagai bentuk branding Institut STIAMI agar semakin dikenal masyarakat. Pihaknya berharap kegiatan ini dapat menambah keeratan hubungan kampus Institut STIAMI dengan masyarakat.

Ke depan, katanya, tidak hanya Festival Jalan Soeprapto yang akan diagendakan secara rutin, Institut STIAMI juga berencana membangun kampung edukasi di kelurahan Johar Baru. Kampung Edukasi akan mengkombinasikan berbagai kegiatan pendidikan seperti entrepreneur, perpajakan, hingga bahasa dan budaya internasional.

“Insya Allah bulan Oktober tahun ini kampung Edukasi sudah siap diluncurkan. Saat ini segala persiapan masih terus kita lakukan,” tutup Dedy.

Festival Jalan Soeprapto dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti panggung gembira, bazaar yang diikuti 60 stand, lomba mewarnai, talkshow, pemberian santunan bagi masyarakat sekitar dan penyerahan beasiswa senilai Rp3,6 miliar untuk kuliah di Institut STIAMI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Institut STIAMI, Ketua yayasan Ilomata, Sekretaris LLDIKTI III, Camat serta Lurah. (tety)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!