DPP PD Harus Pecat Ferdinand Hutahaean

JAKARTA (Pos Sore) — Desakan agar Ferdinand Hutahaean meminta maaf secara terbuka di media massa, terekam lagi dari kubu internal partai.

Kali ini desakan itu keluar dari salah satu Pendiri Partai Demokrat Hencky Luntungan yang menyebutkan bahwa Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat itu telah melakukan kebohongan publik dengan cara menyebarkan kabar bohong yang disampaikan melalui media massa.

Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat, Hencky Lungtungan

Kebohongan yang dimaksud Hencky Luntungan itu terkait dengan eksistensi dan kedudukan Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD-PD) sebagaimana termaktub dalam AD dan ART PD.

Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean sebagaimana dilansir Detiknews.com menyebutkan dengan gamblang bahwa Forum Komunikasi Pendirf dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD-PD) yang menggelar konferensi pers, Selasa (2/7) dan mendesak agar PD segera melaksanakan KLB hanyalah sekelompok orang yang mengatasnamakan FKPD.

Kata Ferdinand, mereka yang mengatasnamakan FKPD merupakan orang-orang yang tak punya hak suara untuk mengevaluasi kepemimpinan SBY. Henkcy (Hencky Luntungan – Red) cs disebut hanya memperalat nama ‘Forum Pendiri’ karena yang punya hak suara untuk menggelar evaluasi ialah pengurus DPD dan DPC.

“Forum pendiri ini tidak ada dalam AD/ART,” tegas Ferdinand seperti dilansir Detiknews.com.

BACA JUGA : http://possore.com/2019/07/03/ferdinand-hutahaean-sebar-kabar-bohong/

Beranjak dari pernyataan tersebut, Hencky Luntungan mengatakan takaran orang seperti ini sudah bisa terukur, terbukti dengan ketidaktahuannya tentang aturan yang mengikat dalam sebuah partai politik yakni AD dan ART. Dia kemudian mempertanyakan pengetahuan Ferdinand tentang partai demokrat.

“Dalam pada 97 ayat (g) Anggaran Rumah Tangga PD jelas-jelas tertera bahwa, Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator mermiliki 2 (dua) Hak Suara dalam Kongres PD. Ini terbukti bahwa dia (Ferdinand Hutahaean – Red) tidak pernah membacanya.”

Lantas mau dibawa ke mana partai yang didirikan pada 2001 dengan susah payah, jika saat ini partai yang dibangun dengan keringat dan darah serta harta para pendiri dan deklarator ditunggangi oleh orang-prang seperti ini? Tanya Hencky.

Dia mengatakan Ferdinad HUtahaean sudah melakukan pelecehan terhadap FKPD-PD secara institusi maupun perorangan seolah-olah apa yang disampaikan sudah benar tanpa melakukan cek and recek.

Oleh sebab itu sebagai pendiri partai, Hencky mendesak Ferdinand Hutahaean untuk meminta maaf secara terbuka melalui media massa kepada lembaga dan personil FKPD-PD seluruh tanah air dan memintakan kepada DPP PD khususnya Dewan Kehormatan untuk segera memeriksanya dan memecatnya dengan tidak hormat..

Apa yang dilakukan Ferdinand Hutahaean tersebut, dinilai oleh Hencky, sudah berkategori pelanggaran Etika Berat sebab sudah dengan sengaja dan lancang mengenyampingkan peran para Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat. (sim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!