Insan Koperasi Ziarah ke Makam Perintis Koperasi RA Wiraatmadja

    Deputi bidang Sumberdaya manusia Kemenkop UKM Rulli Nuryanto dan Deputi bidang pengawasan Kemenkop UKM Suparno mendampingi Bupati Banyumas Achmad Husein melakukan Ziarah dan Tabur Bunga ke makam Raden Aria Wiraatmadja tokoh perintis sistem perkoperasian di indonesia dalam Rangkaian Hari Koperasi Nasional ke-72. Purwokerto, Kamis (11/7)

PURWOKERTO (Pos Sore) — Warga masyarakat kabupaten Banyumas merasa bangga karena Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke – 72 diselenggarakan di Kabupaten Banyumas.

Salah satu yang membanggakan yaitu perintis koperasi Indonesia yang ternyata lahir di sini. Untuk mengenang jasa beliau, insan koperasi pun berziarah ke makam sosok yang begitu peduli dengan kaum miskin ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM dan Dekopin atas diagendakannya ziarah dalam rangka Harkopnas, ini membanggakan warga masyarakat Banyumas,” ucap Bupati Banyumas Achmad Husein.

Saat menerima rombongan Kementerian Koperasi dan UKM ziarah ke makam tokoh dan perintis yang menjalankan sistem koperasi di Indonesia, Raden Aria Wiraatmadja, Purwokerto, Kamis (11/7), Bupati pun memaparkan sepak terjang tokoh perkoperasian Indonesia itu.

Ia juga merasa senang atas kiprah Wiraatmadja yang sangat peduli dan konsisten memperjuangkan rakyat kecil yang sebagian besar hidup di bawah garis kemiskinan. Wirjaatmadja memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi, ia mau menyisihkan sebagian gajinya untuk masyarakat lemah. Usaha tersebut kemudian dikenal sebagai koperasi.

Deputi Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno yang hadir dalam kesempatan itu menilai, Wiraatmadja merupakan tokoh ekonomi kerakyatan yang harus diteladani. Koperasi yang yang ada di Indonesia harus meneladaninya.

“Meneladani semangat beliau. Koperasi prinsipnya harus menolong rakyat kecil serta pendidikan ekonomi kerakyatan yang beliau tanamkan sangat patut digelorakan,” kata Suparno.

Deputi Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Rulli Nuryanto, menambahkan, masyarakat diminta untuk kembali mengingat seluruh jasa dan peran Wiraatmadja dalam mengembangkan semangat berkoperasi di Indonesia.

“Kita harapkan semangat beliau ikut tertular ke masyarakat dan dapat meningkatkan semangat mengembangkan koperasi di Indonesia,” pintanya dalam kesempatan itu.

Ia salut kepada Wiraatmadja yang merupakan pejabat tinggi waktu itu, tetapi mau menunjukkan kepedulian kepada rakyat kecil dan ini menurut Rulli merupakan hal yang langka di kalangan pejabat tinggi waktu itu

Sementara itu, ahli waris yang juga Ketua Yayasan Aria Wirjaatmadja, R Arya R Prasetya mengungkapkan, Wiraatmadja bergerak untuk menolong para pegawai pribumi dan masyarakat di sekitarnya dari jeratan rentenir dan pegadaian yang menerapkan bunga pinjaman tinggi waktu itu.

Ia menambahkan, Wiraatmadja juga mendirikan bank penolong dan simpanan di Purwokerto yang melayani orang-orang pribumi pada 16 Desember 1895 yang seiring berjalannya waktu kini menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI)

“Pada 1896, Wirjaatmadja merintis kegiatan berkoperasi yang meminjamkan uang kepada pamong praja, petani dan tukang yang telah menjadi anggota terlebih dahulu dengan menyetor sejumlah uang pangkal yang disebut sebagai sempanan/tabungan,” kenang Prasetya.

Hadir dalam ziarah tersebut antara lain Danrem 07 Banyumas, Polres, para camat, para Kepala Desa se-kabupaten Banyumas serta para penggerak koperasi. (tety)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!