60 Tahun Persahabatan Indonesia – Vietnam, ANRI Menggelar Pameran Bersama Arsip

JAKARTA (Pos Sore) — Indonesia dan Vietnam menggelar Pameran Bersama Arsip mengenai Indonesia-Vietnam pada 8-22 November 2019. Menampilkan foto-foto ketika Presiden Pertama RI Soekarno dan Bapak Bangsa Vietnam Ho Chi Minh saling bertukar kunjungan pada 1959. Ditampilkan pula arsip-arsip lain yang berkaitan dengan kerja sama kedua negara.

Pameran yang digelar di Gedung Arsip Nasional, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, itu dibuka oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Wamenlu Vietnam Le Hoai Trung, didampingi Plt. Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), M. Taufik, Duta Arsip Rieke Diah Pitaloka dan sejumlah tokoh-tokoh nasional.

Menlu Retno Marsudi menjelaskan, pertukaran kunjungan antara kedua tokoh itu memiliki makna fundamental dan strategis. Sebab itulah yang mendasari persahabatan antara Indonesia-Vietnam yang berlangsung hingga saat ini.

“Persahabatan tak bisa dibangun dalam satu malam saja. Dalam konteks ini, persahabatan pendiri negara kita Bung Karno dan Presiden Vietnam Bapak Ho Chi Minh punya arti strategis,” tutur Menlu Retno Marsudi.

Pameran ini memiliki makna strategis mengingat tahun ini kedua negara melaksanakan perayaan persahabatan kedua negara yang ke-60. Apalagi, Indonesia dan Vietnam akan sama-sama menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

“Ini bukan pertama kali, karena kita juga pernah sama-sama di tahun 2008. Maka itu, kami sangat bahagia bisa ikut merayakan hubungan ini,” ujarnya.

Sementara, Wamenlu Vietnam mengapresiasi serta memberikan penghargaan yang tinggi atas kehangatan Indonesia terhadap Vietnam. Menurutnya, Indonesia selalu berada di sisi Vietnam dalam memperjuangkan kemerdekaannya sejak awal.

“Bung Karno memainkan peran penting dalam mempromosikan kemerdekaan di negara Asia dan Afrika, termasuk Vietnam, lain melalui semangat Konferensi Asia – Afrika 1955. Semangat konferensi itu yang mendorong Paman Ho dalam mendorong kemerdekaan Vietnam,” kata Le Hoai Trung.

Bung Karno dan Paman Ho merupakan dua figur pemimpin Asia yang dikenal gigih menentang kolonialisme dan imperialisme di negerinya. Kedekatan dua figur tersebut dapat disaksikan melalui pameran arsip yang diselenggarakan antara Arsip Nasional RI, Kedutaan Besar Vietnam di Indonesia dan komunitas Jasmerah. Pameran arsip tersebut terdiri dari berbagai media, antara lain kertas, foto, dan film.

Melalui pameran arsip ini, diharapkan dapat membuka wawasan pengetahuan dan pembelajaran mengenai persahabatan yang terjalin antara para pemimpin Indonesia dengan Vietnam serta pandangan yang sama dari para pemimpin tersebut terhadap kolonialisme dan imperialisme.

Peringatan 60 tahun kunjungan Presiden Ho Chi Minh ke Indonesia dan Presiden Soekarno ke Vietnam diselenggarakan di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Jumat (08/11/2019). Perayaan kali ini diisi dengan pameran foto yang menampilkan hubungan Indonesia dan Vietnam sejak 1959 lalu. Pameran foto berlangsung hingga Jumat (22/11/2019) mendatang  

“Foto-foto yang di pamerkan berupa foto ketika Pendiri Indonesia, Soekarno, dan Bapak Bangsa Vietnam, Ho Chi Minh saling bertukar kunjungan pada tahun 1959,” kata Plt Kepala Anri M. Taufik di sela-sela pameran foto di Jakarta, Jumat (8/11/2019). (tety)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share this product!