24.8 C
New York
09/08/2020
Aktual Kesra

Ingin Kuliah di Politeknik Negeri? Catat, Pendaftaran Hingga Maret 2020

JAKARTA (Pos Sore) — Ingin melanjutkan pendidikan tinggi di politeknik negeri? Mulai hari ini, Senin (6/1/2020) sudah bisa mendaftar secara online di https://snmpn.politeknik.or.id. Sekolah cukup mendaftarkan diri melalui laman tersebut dengan menggunakan username dan password yang diberikan panitia kepada masing-masing sekolah.

Langkah selanjutnya, sekolah merekomendasi dan mendaftarkan siswa-siswa terbaiknya. Siswa-siswa tersebut akan diberikan usemame dan password yang dapat digunakan untuk memasukkan data secara on-line. Pendaftaran dibuka hingga 6 Maret 2020 dan hanya diperuntukkan bagi siswa yang lulus tahun ini.

Sebanyak 42 Politeknik Negeri se-Indonesia siap menampung calon mahasiswa yang tentu saja telah lolos mengikuti Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) 2020. Adapun Politeknik Negeri yang tergabung dalam SNMPN ini yaitu, Politeknik Manufaktur Negeri Bandung, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Medan, Politeknik Negeri Bandung.

Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Negeri Sriwijaya, Politeknik Negeri Lampung, Politeknik Negeri Ambon, Politeknik Negeri Padang, Politeknik Negeri Bali, Politeknik Negeri Pontianak, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Politeknik Negeri Manado, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Banjarmasin, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Politeknik Negeri Kupang.

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Negeri Jember, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Politeknik Perikanan Negeri Tual, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Negeri Media Kreatif

Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, Politeknik Negeri Batam, Politeknik Negeri Bengkalis, Politeknik Negeri Balikpapan, Politeknik Negeri Madura, Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Politeknik Negeri Banyuwangi, Politeknik Negeri Madiun, Politeknik Negeri Fakfak. Politeknik Negeri Sambas, Politeknik Negeri Tanah Laut, Politeknik Negeri Subang, Politeknik Negeri Ketapang, Politeknik Negeri Cilacap, Politeknik Negeri Indramayu

Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Se-Indonesia, Dr. Zainal Arief, ST, MT, mengatakan, salah satu jalur seleksi masuk perguruan tinggi ini dari tahun ke tahun makin meningkat pesertanya dan diminati oleh siswa SMA, SMK dan MA baik negeri maupun swasta.

Awalnya jalur ini dikenal dengan sebutan PMDK-PN atau Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK PN) yang dipakai sejak 2014. Namun, tahun ini Forum Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia (FDPNI) sepakat mengganti istilahnya menjadi SNMPN. Meski berganti istilah, namun mekanisme dan proses seleksi tetap sama seperti PMDK-PN. Pendaftarannya juga on-line.

“Jalur SNMPN diperuntukkan bagi calon peserta yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan tinggi bidang vokasi atau Politeknik dan Politeknik Pertanian (Politani) Negeri di seluruh wilayah Indonesia,” katanya, di Politeknik Negeri Jakarta, Senin (6/1/2020)

Pola seleksi ini tertuang dalam suatu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak melalui seleksi prestasi akademik siswa selama mengikuti pendidikan di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas. Selain prestasi akademik, prestasi lainnya yang non-akademik juga turut menjadi bahan pertimbangan lolos tidaknya siswa tersebut.

Pendaftaran calon peserta/siswa melalui jalur SNMPN ini tidak dikenakan biaya sepeser pun karena semua biaya telah dibebankan pada anggaran pemerintah. Jalur SNMPN ini juga mengakomodir calon peserta/siswa yang diterima dan berasal dari keluarga ekonomi lemah tetapi mempunyai prestasi akademik tinggi sebagai peserta program Beasiswa Bidikmisi.

Direktur Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) Dr. Purnomo Ananto, MM, menambahkan, untuk peserta dari keluarga ekonomi lemah, panitia menyediakan kuota hingga 20 persen. Angka ini meningkat dibanding tahun sebelumnya karena pendidikan vokasi kini menjadi perhatian utama pemerintah dan mendorong untuk memperbanyak lulusan vokasi.

“Jika sebelumnya dikenal dengan program Bidik Misi, sekarang berganti menjadi KIP kuliah. Program KIP ini sebagai perluasan dan penyempurnaan Program Bidik Misi yang menyasar masyarakat kurang mampu untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi,” katanya.

Karenanya, lanjut Purnomo, peningkatan kuota ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah tersebut. Panitia SNMPN 2020 ingin membantu pemerintah dengan memberikan akses yang luas agar siswa-siswa berprestasi dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dikatakan, terdapat ratusan program studi yang tersebar pada 42 politeknik negeri di Indonesia yang dapat dipilih oleh siswa melalui seleksi ini. “Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Jangan hanya mengandalkan jalur seleksi PTN Akademisi saja, jalur seleksi PTN Vokasi seperti SNMPN juga harus dipertimbangkan.

Menurutnya, peminat masuk politeknik cukup besar karena memang menjadi incaran kalangan milineal. Terlebih program studi di politeknik negeri sesuai dengan kebutuhan generasi milenial yang lebih mengasah kemampuan di bidang kreatif, sesuatu yang sangat dibutuhkan generasi sekarang saat ini.

Karenanya, seusai seleksi ini, Politeknik se-Indonesia masih membuka jalur penerimaan mahasiswa melalui ujian tulis yaitu Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri (SBMPN) 2020. Menurutnya, ini menjadi tahunnya politeknik. Setidaknya ditandai dengan dibentuknya Ditjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dalam sejarahnya baru pertama kali ada. (tety)

Related posts

El John Pageants Kembali Gelar Audisi The Supermodel Indonesia 2017

Tety Polmasari

Hetifah: Semoga Balikpapan Jadi Kota Kreatif

Tety Polmasari

Presiden Jokowi Terima Menlu dan Panglima Filipina dan Malaysia

Tety Polmasari

Leave a Comment