6.9 C
New York
26/02/2020
Aktual Gaya Hidup Olahraga

Siapa Pemenang Babak Final Indonesia “Asia Pacific Predator League 2020”?

JAKARTA (Pos Sore) — Sebanyak 24 tim eSport yang terdiri dari 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA 2 terbaik Indonesia, mulai Jumat (17/1/2020) kemarin, “bertarung” di babak Final Indonesia “Asia Pacific Predator League 2020” (APPL 2020). Final berlangsung hingga Minggu (19/1/2020) di main atrium Kota Kasablangka, Jakarta. Para finalis ini memperebutkan national prizepool sebesar Rp200.000.000.

Penyaringan awal tim eSport untuk perlombaan ini dilakukan secara online. Pemenang dari babak final bakal mewakili Indonesia di babak grand final se-Asia Pasifik Predator League 2020, di Manila, Filipina, Februari 2020. Siapa saja para pemenangnya, tunggu saja pengumumannya.

Presiden Direktur Acer Indonesia, Herbet Ang menyatakan kepuasannya atas event yang secara konsisten diadakan yang untuk kali ini masuk tahun ke-3. Pihaknya tidak menyangka gelaran ini disambut positif masyarakat yang dapat terlihat dari adanya peningkatan partisipan sebesar 20 persen, yang datang mulai dari Aceh hingga Papua pada event Predator League 2020 ini

“Kami memberikan panggung bagi para calon atlet eSport di Indonesia dengan menggelar perlombaan eSport di Indonesia. Kami memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengharumkan nama Indonesia. Predator League 2020 terbukti telah menjadi game changer bagi dinamika industri eSports nasional,” kata Herbet saat membuka final Acer Predator League 2020 regional Indonesia, di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Menurut Herbert, ini tahun ketiga Acer mengadakan Predator League secara konsisten dari tahun 2017. Ini menjadi bukti komitmen dari sebuah brand untuk menjadi akselerator bagi industri gaming di Indonesia. Dengan begitu para gamers mendapat wadah terbaik untuk bertanding, tidak hanya di lokal tapi juga regional.

APPL 2020 diikuti oleh 17 negara yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Filipina, Singapura, Hong Kong, Macau, India, Australia, Korea, Sri Lanka, Jepang, Myanmar, Bangladesh, dan Mongolia. Final Asia Pasifik digelar pada Februari 2020 dan akan memperebutkan total hadiah sebesar US$ 400.000 atau setara dengan Rp 6 miliar.

Tahap kualifikasi APPL 2020 di Indonesia sudah dimulai sejak Oktober 2019. Selain secara offline, Acer juga mengadakan babak kualifikasi tim melalui sistem online. Dengan online qualifier ini, jumlah peserta jadi lebih banyak karena menjangkau dari Indonesia bagian barat sampai bagian timur sekalipun.

“Kualifikasi dilakukan secara online. Sehingga kami bisa menjangkau lebih banyak peserta di Indonesia. Total ada lebih dari 500 tim yang melakukan registrasi dari Meulaboh sampai Papua. Atau dari sisi jumlah, terjadi kenaikan sebesar 20 persen dibandingkan dengan Predator League tahun sebelumnya,” tutur Herbet.

Tahap kualifikasi ini menyaring 8 tim Dota 2 yaitu BOOM Esports, PG BarracX, PG Godlike, Breakbeat Squad, Hans Pro Gaming, Mugiwara x Miracle, PRFS, dan Team Wolf. Sementara untuk 16 tim PUBG adalah InVamouz, TGD DragonZ, Victim Reality, Victim Rise, Dreams, Alter Ego, PowerofWinner, Kuda Hitam, Wasted Player, 4nger WSC, OnePiece – RG, Akagami Mirror, Quantum eSports, BCS Raven, Space, dan Xperts MEG.

Menariknya, pemenang pertama sampai keempat juga berkesempatan menerima beasiswa untuk kuliah S1 di BRI Institute. Para pemenang diberi kesempatan mendapat pendidikan formal di samping berkarir sebagai pemain esports profesional.

“Ini membuktikan komitmen Acer untuk mendukung perkembangan eSports di Indonesia, tidak hanya dari sisi informal tapi juga sisi formal dari sisi akademis. Beasiswa diberikan selama tiga tahun secara gratis,” tandas Herbert Ang.

Predator League 2020 hadir dengan inovasi terbarunya sebagai turnamen eSports yang secara end-to-end melibatkan semua pihak dalam ekosistem termasuk menfasilitasi gamers dalam mempersiapkan jenjang karir profesional mereka melalui jalur pendidikan.

Dirjen Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Widodo Muktio, yang hadir mewakili Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, menyatakan dukungan terhadap perkembangan industri eSport di Indonesia. Karenanya, Kemkominfo mendukung sekaligus mengapresiasi kerja keras Predator League dalam mencari tim terbaik melalui Online Qualifier, hingga mampu menjaring ribuan talenta muda eSports dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kita ingin melihat Indonesia bukan menjadi negara yang konsumtif, tapi produktif di industri gim Indonesia. Kami juga akan terus membangun infrastruktur agar bibit-bibit atlet eSport di Indonesia bisa mendapatkan panggung. Terlebih turnamen eSports berskala internasional ini membawa konvergensi harmonis antara dunia olahraga, pendidikan, dan digitalisasi,” kata Widodo.

Pemanfaatan teknologi digital di tahun ini melalui online qualifier memungkinkan semakin banyak anak muda yang dapat berpartisipasi dalam upaya menjadi wakil Indonesia di sebuah ajang internasional. “ESports saat ini bukan sekadar permainan, tapi sudah menjadi ajang profesional. Ini peluang bagi Indonesia, tidak hanya untuk mengembangkan potensi game lokal tapi menjadi wadah bagi anak muda kita mengukir prestasi eSports di level internasional,” tambahnya.

Dia mengatakan, turnamen gaming Predator League 2020 dengan pemanfaatan teknologi digital menjadikan permainan game semakin menarik dan mudah untuk dimainkan oleh lebih banyak peminatnya tanpa adanya batasan waktu dan tempat. Tentunya ini menjadi wadah pengembangan diri dan bekal anak muda dalam mewujudkan cita-cita menjadi bagian dari upaya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Rob Clinton Kardinal selaku Ketua Umum Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI) mengapresiasi komitmen dan kerja keras yang dilakukan Acer melalui Predator League. Milestone yang dibangun sejak tiga tahun lalu dan berlanjut hingga hari kini menunjukkan wujud komitmen Acer dalam menjadikan Predator League sebagai bagian dari ekosistem pencarian talenta muda di eSports.

Demi mendukung mulusnya kompetisi, laga final Indonesia Predator League 2020 kembali didukung akses internet super cepat dari CBNFiber. Pengunjung dapat memperoleh penawaran menarik dari para pendukung acara Predator League 2020, seperti promo khusus dan lucky draw berhadiah total jutaan rupiah dari CBNFiber. (tety)

Related posts

Nekad Mencuri HP Hanya Untuk Beli Miras

Tety Polmasari

Presiden Berbuka Puasa Bersama Anak Berkebutuhan Khusus

Tety Polmasari

Konser ‘Saatnya Didengar’ Masukan Untuk Jokowi-JK

Tety Polmasari

Leave a Comment