7.5 C
New York
29/03/2020
Aktual Kesra

Heppy Chandra Mampu “Hipnotis” Ratusan Mahasiswa STAI Attaqwa Bekasi

Motivator Heppy Chandrayana memukai peserta selama kurang lebih 4 jam

POS SORE — Selama kurang lebih 4 jam motivator Heppy Chandrayana mampu “menghipnotis” ratusan mahasiswa dan dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Attaqwa yang mengikuti acara Grand Spiritual Motivation (Nusantara Rindukan Insan Berkarakter) bertema “Jejak Sukses yang Terlahir dari Nuansa Pendidikan Islam”.

Acara yang digelar dari jam 08.30 — 11.30 di Aula Utama Pondok Pesantren Attaqwa Putra, Jalan KH Noer, Alie, Babelan, Bekasi, Senin (11/2) itu betul-betul membuat seluruh peserta yang hadir hanyut dalam pemikiran-pemikiran baru penuh terobosan.

Heppy yang sempat lama menjadi MC Istana Negara ini mengawali pembicaraan dengan kalimat pembuka; “Semua manusia punya mimpi. Semua manusia itu punya potensi”. Persoalannya bagaimana manusia itu mengetahui potensi yang ada pada dirinya lalu bagaimana mengembangkan potensi yang sudah ada tersebut.

Menurut motivator berlatar belakang pesantren Darussalam Gontor, yang aktif di broadcasting (radio Suara Gontor FM) dan juga di Gontor tv selama mengabdi di almamaternya, untuk mengembangkan potensi yang ada bisa dimulai dengan memadukan Smile Face & Smile Voice.

Dikatakan, wajah yang selalu tampak ceria akan memberikan kesan menyenangkan bagi siapa saja yang melihatnya. Begitu pula dengan suara yang bernada gembira akan memotivasi orang lain untuk lebih antusias berkomunikasi dua arah secara efektif.

Berbicara di depan publik kata Heppy, membutuhkan kemampuan smiling face dan smiling voice. Dalam ilmu public speaking, smiling face mewakili kondisi wajah pembicara yang selalu berseri-seri selama berbicara kepada audiens. Sementara smiling voice memperdengarkan suara dengan nada dan intonasi yang ceria, menyenangkan, bersemangat, dan menarik dalam ruang pendengaran audiens.

Bagaimana cara menghadirkan smiling voice saat berbicara di depan audiens? Kuncinya adalah ikhlas dan jangan pernah meremehkan dalam berbicara. Jangan pernah merasa terpaksa ketika berbicara dengan audiens, meski belum pernah bertemu dengan mereka sebelumnya.

Sebagaimana diketahui, dalam road shownya ke berbagai kota di Indonesia, motivator kondang ini sengaja diundang pihak STAI Attaqwa untuk memberikan motivasi dan public speaking kepada mahasiswa Prodi Pendidikan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dan Pendidikan Agama Islam agar mereka mampu menggali dan mengembangkan potensi-potensi yang ada pada diri mahasiswa.

Sebelumnya Ketua STAI Attaqwa KH Dr Abid Marzuki, M. Ed, saat membuka acara Grand Spiritual Motivation (motivasi rohani agung) juga menyinggung soal potensi. Dia mengatakan sejak dalam kandungan sebetulnya manusia itu sudah diberi potensi oleh sang khaliq, tinggal bagaimana mengembangkan potensi ini.

Manusia itu, tuturnya, sejak di dalam kandungan sudah diberi potensi, baik dalam bentuk kemampuan dasar, etos kerja, jaga kepribadian. Potensi diri merupakan kemampuan atau kekuatan diri seseorang yang belum terwujud maupun yang telah terwujud, akan tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal oleh seseorang.

“Potensi adalah kemampuan yang berkemungkinan untuk dikembangkan. Intinya, potensi adalah sesuatu yang bisa kita kembangkan, dan mengembangkan potensi itu hukumnya wajib,” tegas Abid Marzuki. (aryo)

Related posts

Hadapi MEA, Pelaku UKM Harus Melek Teknologi

Tety Polmasari

Menko Kesra: BPJS Kesehatan Sudah Berusaha Maksimal

Tety Polmasari

Belum Sebulan, KKP Kembali Tangkap Dua Kapal Ikan Asing Ilegal di Selat Malaka

Tety Polmasari

Leave a Comment